Sabtu , 16 Februari 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Terbaru, 4 Warga Terinfeksi HIV

Terbaru, 4 Warga Terinfeksi HIV

KEPAHIANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupetan Kepahiang merilis data jumlah masyarakat yang terinfeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV). Dari hasil pendataan yang dilakukan, diketahui dalam 3 tahun terakhir sebanyak 4 warga positif terinfeksi HIV.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Kepahiang Saprialis Gani, SKM mengungkapkan, untuk tahun 2017 ada 1 warga yang terinfeksi HIV, kemudian 2018 juga ada 1 warga, serta yang teranyar pada Januari 2019 ini ada 2 warga yang positif terinfeksi virus mematikan tersebut. “Untuk yang terakhir ini, ibu dan anaknya yang masih balita yang berdasarkan hasil pemeriksaan RSUD Kepahiang diketahui positif terinfeksi HIV,” beber Saprialis.

Kendati demikian, Saprialis menegaskan bahwa virus HIV yang diderita oleh keempat warga Kepahiang tersebut bukan berasal dari wilayah Kepahiang. Pasalnya keempat warga penderita HIV/AIDS tersebut diketahui positif terinfeksi HIV setelah tinggal atau bekerja di luar wilayah Kabupaten Kepahiang. “Hasil pemeriksaan yang kita lakukan terhadap pasien yang terinfeksi HIV tersebut, dikatehui bahwa mereka sebelumnya bekerja atau tinggal di luar kabupaten Kepahiang. Jadi virus ini ditularkan bukan dari wilayah Kepahiang, melainkan dari luar,” terangnya.

Salah satunya adalah kasus yang dialami ibu dan anak warga Kecamatan Seberang Musi, yang diketahui positif terinveksi HIV setelah pulang dari pulau Jawa. Bahkan anak yang masih balita tersebut diketahui sudah terinfeksi HIV sejak dalam kandungan si ibu.

“Saat ini keempat warga tersebut harus menjalani pengobatan seumur hidup, terkhusus untuk kasus ibu dan anak yang baru-baru ini. Dan perlu kita tegaskan lagi, bahwa penyakit ini didapat bukan berasal dari Kabupaten Kepahiang, melainkan dari luar daerah kita,” tegas Saprialis.

Untuk mengantisipasi atau pencegahan penularan penyakit mematikan tersebut, pihak Dinkes melakukan sosialisasi dan penyuluhan melalui Puskesmas-puskesmas. Selain itu sosialisasi dan himbauan yang disampaikan dalam bentuk spanduk. “Kita dari Dinas memberikan penyuluhan melalui puskesmas kepada resiko tinggi terinfeksi HIV seperti ibu hamil, pengguna jarum suntik atau jarum tato, pelaku disorientasi seksual, dan lainnya. Kepada masyarakat kita juga terus mengimbau untuk bisa tetap menjaga pola hidup sehat, serta rutin memeriksa kesehatan di sarana kesehatan yang ada,” beber Saprialis.(sly)

Berita Lainnya

Tumpukan Sampah Jalan Sentiong Mengkhawatirkan

KEPAHIANG – Persoalan sampah di Kepahiang sampai kini masih belum dapat solusi. Di beberapa titik, ...

error: Content is protected !!