Selasa , 22 Oktober 2019
Home / Daerah / Kepahiang / PIH Perlu Dimaksimalkan

PIH Perlu Dimaksimalkan

KEPAHIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang mengakui pascadilaunching pada 12 November 2018 lalu, Pasar Ikan Higienis (PIH) Kabupaten Kepahiang belum berjalan sesuai dengan fungsinya. Bahkan saat ini kondisi PIH justru sepi, baik dari pedagang maupun pembeli.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang, Zamzami Zubir, SE, MM, untuk memfungsikan PIH sesuai dengan perencanaan sebelumnya perlu dilakukan sosialisasi yang maksimal kepada masyarakat. Pasalnya saat ini masyarakat masih banyak yang belum mengetahui apa itu fungsi PIH sebenarnya untuk pemenuhan pangan masyarakat.

“Ya kita perlu tingkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat agar fungsi PIH yang kita harapkan sebelumnya bisa tercapai,” jelas Sekda, kemarin (6/2).

Sebelumnya terkait fungsi PIH ini, mendapatkan komentar dari masyarakat. Seperti yang diungkapkan Fitriani (24), seorang ibu rumah tangga warga Desa Taba Tebelet Kecamatan Kepahiang, yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan ikan untuk konsumsi keluarga di PIH tersebut. Kalau pun ada, ikan yang dijual hanya 1 jenis yakni ikan nila saja. Selain itu juga para pedagang kerap tutup atau tidak berjualan.

“Susah belanja di sana, tiap mau beli ikan masa cuma jual ikan nila yang dihasilkan dari BBI itu saja. Gak ada ikan lain yang dijual. Padahal di awal saat peresmian katanya PIH ini menjual berbagai ikan laut dan air tawar. Kalau seperti kondisi saat ini, nggak ada fungsi PIH yang katanya untuk memenuhi ketersediaan pangan masyarakat,” ketus Fitriani.

Sementara Ida (44) salah satu pedagang ikan di Pasar Kepahiang, mengatakan bahwa dirinya sudah hampir satu bulan ini tidak lagi berjualan di PIH. Pasalnya hasil penjualan di PIH tidak sesuai dengan omzet hasil penjualan ikan di pasar.

“Lokasinya tidak strategis, sehingga sepi pembeli. Lebih baik kami berjualan di pasar setiap pagi, hasilnya jelas dan pembelinya selalu ada,” singkat Ida.

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kepahiang, Andrian Defandra, SE mengatakan, harusnya Pemkab Kepahiang gencar melakukan promosi terkait fungsi dari PIH tersebut. Harus ada mindset yang dibangun kepada masyarakat bahwa membeli ikan di PIH lebih baik dibandingkan membeli ikan di pasar atau di pinggir jalan.

“Selain itu Pemkab juga harus bisa mengajak para penjual ikan, agar mau terus berjualan di PIH. Kalau hal ini berjalan konsisten, maka PIH akan berfungsi dengan baik. Jangan terkesan setelah adanya PIH, Pemkab malah lepas tangan dan tidak memperhatikan pemanfaatan PIH itu sendiri,” jelas Aan. (sly)

Berita Lainnya

Dana Insentif Daerah Turun Drastis

KEPAHIANG – Ada yang menarik dari pelaksanaan rapat paripurna yang digelar, Senin (21/10) di gedung ...

error: Content is protected !!