Rabu , 21 Agustus 2019
Home / Metropolis / Baru Dua Paket Proyek Masuk ULP

Baru Dua Paket Proyek Masuk ULP

BENGKULU – Memasuki awal Februari, baru 2 paket proyek tender masuk ke Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bengkulu. Kedua paket tender milik Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bengkulu itu pun gagal tayang, karena berkas tender tidak lengkap.

Seperti disampaikan Kepala ULP Kota Bengkulu Hafrio, ST. Sekitar seminggu lalu ada dua berkas paket proyek untuk jasa konsultan perencanaan diserahkan oleh Bapelitbang Kota Bengkulu ke ULP. Hanya saja tender paket tersebut belum jadi ditayangkan karena berkas kedua paket itu belum lengkap. Sehingga oleh ULP Kota Bengkulu, berkas tersebut dikembalikan ke Bapelitbang agar dilengkapi kembali.

“Minggu kemarin ada 2 paket masuk, tapi syaratnya masih kurang karena aturan yang baru ini lebih ketat. Kita kembalikan lagi ke Bapelitbang agar dilengkapi, tapi sampai hari ini (kemarin, red) belum masuk lagi,” kata Hafrio.

Menurut Hafrio, tender sebaiknya sudah bisa berjalan setelah APBD disahkan. Mengingat waktu tender saat ini bisa berlangsung paling cepat 1-1,5 bulan berdasarkan aturan baru, yaitu Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa. Namun dari pihak ULP sendiri sifatnya menunggu, dan bila ada berkas tender masuk baru bisa memproses sesuai mekanisme yang ada.

“Memang tidak ada batas waktu tender, tapi tetap memperhatikan waktu rencana kegiatan. Semakin cepat tender dimulai, maka semakin cepat juga pekerjaan dimulai,” jelasnya.

Ditambahkan Kabag Administrasi Pembangunan Kota, Pajrul Apandi, sampai hari ini belum ada satupun paket di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu ditenderkan, atau tayang di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Untuk mempercepat proses lelang, pihaknya sudah menyampaikan surat ke seluruh OPD untuk segera mengumumkan Rencana Umum Pengadaan (RUP) ke aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP).

“Selain menyurati OPD, juga sudah digelar rapat bersama OPD. Tujuannya untuk mempercepat proses lelang,” bebernya.

Diperkirakan jumlah paket akan dilelang tahun ini bertambah dari tahun sebelumnya, dari sekitar 62 paket pada 2018 bisa bertambah sekitar 80-100 paket. Namun untuk jumlah pastinya, Pajrul masih menunggu laporan dari OPD. Dirinya berharap seluruh paket lelang ini nantinya bisa terlaksana sesuai perencanaan dan tepat waktu. (key)

Berita Lainnya

Diambil Sumpah, 35 Anggota DPRD Kota Dilantik dengan Pengamanan Ketat

BENGKULU- Sebanyak 35 Anggota DPRD Kota Bengkulu diambil sumpahnya Rabu (21/8) pagi. Paripurna Pelantikan Anggota ...

error: Content is protected !!