Jumat , 24 Mei 2019
Home / Metropolis / Berita Harus Kaya Data dan Tak Biasa

Berita Harus Kaya Data dan Tak Biasa

PAPARAN: Peserta Diklat Jurnalistik RB sedang menjelaskan pemaparan dari pemateri sekaligus Pemred RB, Riky Dwi Putra, Kamis (7/2).

BENGKULU – Berita harus kaya data dan tidak biasa.Ini disampaikan Riky Dwi Putra, Sip selaku pemateri  pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik angkatan ke-IX gelaran Yayasan Pendidikan Rakyat Bengkulu (YPRB) hari ke-2, Kamis (7/2) kemarin.

Dijelaskan Riky bahwa berita itu harus kaya data, tidak biasa, menyampaikan permasalahan sekaligus memberikan solusi. Juga tentunya dalam membuat berita ada prinsip dan rukun iman berita yang harus diperhatikan. Untuk rukun iman berita itu sendiri ada 8 yang harus diketahui oleh seorang jurnalis. Meliputi, baru, aktual, hangat, eksklusif, signifikan, popular, magnitude, dan proximity.

“Inti dari berita adalah tidak biasa. Namun dalam membuat berita, kita tidak boleh plagiat, tidak berbohong, tidak memvonis, cover both side dan tidak fiktif,” jelas Pemred Harian RB ini. Pada hari kedua ini, selain berdiskusi peserta juga diajak oleh pemateri untuk mempraktikan pembuatan berita.

Sementara itu, sebelumnya diklat juga membahas terkait teknik penulisan berita yang disampaikan Patris Mueardi, S.Pt. “Berita adalah informasi aktual tentang fakta-fakta dan opini yang menarik perhatian orang. Dan jangan lupa 5W dan 1 H, what, who, where, when, why dan how,” kata Patris.

Dijelaksannya, ada berbagai macam jenis-jenis berita. Diantaranya, berita rilis, laporan jurnal atau laporan penelitian, berita investigasi, straight news, feature. Kemudian unsur-unsur layak berita, dan nilai berita.  Terdiri dari aktualitas, kedekatan, keterkenalan, dampak, human interest, dan bukan berita sensasi. “Berita layak atau tidak layak itu memenuhi unsur akurat, lengkap, adil dan berimbang, objektif, ringkas, jelas dan hangat,” beber Patris.

Ketua Panitia Diklat angkatan ke-IX, Fazlul Rahman, S.Hum mengatakan, Diklat akan berlangsung Sabtu (9/2) besok. “Besok (hari ini, red) peserta akan mendapatkan materi jurnalistik televisi, dan Sabtu untuk materi teknik penulisan artikel dan rilis, serta jurnalistik online,”  demikian Zul sapaan akrabnya. (key)

Berita Lainnya

Peluang dan Niat, Picu Korupsi

BENGKULU- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar rapat Monitoring Evaluasi (Monev) atas rencana aksi daerah ...

error: Content is protected !!