Jumat , 22 Maret 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Gelar Rakernas Lansia

Gelar Rakernas Lansia

KEPAHIANG – Kabupaten Kepahiang tahun ini dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lanjut Usia (Lansia). Kegiatan ini rencananya akan dilakukan pada 25-27 Juni 2019. Hal ini diungkapkan Plt Kepala Dinas Pengendalian Pendidik, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Anak (DPPKBP3A) Kepahiang, Dr. Periyandi, MM.

Dikatakan, Rakernas Lansia ini merupakan agenda dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A). Kegiatan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh Kementerian P3A, dan Kabupaten Kepahiang yang pertama kali menjadi ruan rumah. Selain itu kegiatan ini nanti juga akan dihadiri 3 menteri yakni Menteri P3A, Menteri Sosial, dan Menteri Kesehatan.

“Kabupaten Kepahiang dipilih sebagai tuan rumah karena hanya Kepahiang yang saat ini satu-satunya telah memiliki Rumah Lansia. Ini sebuah amanat dan kepercayaan bagus yang didapat Kabupaten Kepahiang,” jelas Periyandi.

Terkait anggaran yang akan digunakan dalam kegiatan ini, diakui Periyandi, anggaran yang dibutuhkan untuk kegiatan ini cukup besar. Hanya saja Kabupaten Kepahiang sedikit bernafas lega lantaran anggaran untuk kegiatan ini diambil dari anggaran Kementerian P3A. “Kalau soal anggaran, itu ditanggung oleh pemerintah pusat. Kita hanya menyiapkan anggaran pendukung saja sebagai tuan rumah,” beber Periyandi.

Diketahui kegiatan ini akan diikuti 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota se Indonesia. Jumlah peserta yang akan hadir diperkirakan akan mencapai ribuan orang. Dengan jumlah tamu yang diperkirakan akan sangat banyak, Periyandi mengaku pihaknya memiliki beberapa kendala terkait akomodasi para tamu khususnya penyediaan hotel dan penginapan yang ada di Kabupaten Kepahiang.

Untuk itu Pemkab Kepahiang berencana akan menempatkan peserta  Rakernas Lansia tersebut di rumah warga yang dinilai layak untuk ditempati para tamu. “Kita akan mendata rumah-rumah penduduk yang layak dan memenuhi standar kesehatan. Nanti tamu yang datang akan diarahkan nginap di rumah penduduk. Pendataan rumah penduduk ini akan kita serahkan ke Dinas Kesehatan, karena mereka yang berwenang menentukan kelayakannya,” papar Periyandi.(sly)

Berita Lainnya

Terbukti Melanggar, Puluhan APK Ditertibkan

KEPAHIANG – Puluhan Alat Peraga Kampanye (APK) peserta Pemilu 2019, yakni 9 buah baliho, 15 ...