Rabu , 21 Agustus 2019
Home / Daerah / Lebong / Jelang Pemilu Waspada Upal

Jelang Pemilu Waspada Upal

TOPOS – Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bengkulu, Endang Kurnia Saputra mengingatkan masyarakat di Kabupaten Lebong waspada terhadap peredaran uang palsu (upal). Momen keramaian kerap dimanfaatkan oknum mengedarkan upal.
‘’Tidak terkecuali momen Pemilu (pemilihan umum, red) yang akan berlangsung April mendatang,’’ kata Endang saat menghadiri peresmian Bank Bengkulu Kantor Cabang Pembantu (KCP) Topos, Kabupaten Lebong, kemarin (7/2).
Agar tidak menjadi korban upal, masyarakat harus teliti mengecek keaslian uang yang diterima setiap transaksi jual beli. Uang yang diterima bukan langsung dari bank harus dilihat, diraba dan diterawang (3D). Umumnya, tekstur kertas upal lebih licin alias tidak sekasar kertas uang asli. ‘’Upal juga tidak ada benang pengamannya,’’ terang Endang.
Kewaspadaan perlu ditingkatkan ketika transaksi jual beli di malam hari. Khususnya uang pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu yang berdasarkan pengalaman paling sering dipalsukan. Guna pencegahan, BI akan terus menggelar sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat agar lebih teliti mengenal uang melalui panca indera. ‘’Khususnya kepada pedagang dan kalangan pelajar yang dari pengalaman paling sering menjadi korban upal,’’ ungkap Endang.
Ketika menemukan upal, masyarakat diminta segera melapor ke Polres atau Polsek terdekat agar bisa ditindaklanjuti dengan segera. Tanpa adanya peran masyarakat dalam mengenali uang asli, sulit bagi BI memberantas kasus peredaran upal. ‘’Kami juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah dalam menerima uang, apalagi kalau itu hanya dikasih secara cuma-cuma,’’ tutup Endang.(sca)

Berita Lainnya

Lelang Mobnas Banyak “Titipan”

PELABAI – Pelaksanaan lelang 79 unit mobil dinas (mobnas) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong besok, ...

error: Content is protected !!