Rabu , 26 Juni 2019
Home / Daerah / Lebong / Lebong Sakti Terancam Gagal Panen

Lebong Sakti Terancam Gagal Panen

RUSAK: Lahan sawah di Desa Tabeak Kauk yang tertimbun pasir dan batu akibat banjir.

LEBONG SAKTI – Lebih 23 petani di Desa Tabeak Kauk, Kecamatan Lebong Sakti terancam gagal panen akibat lahan sawahnya diterjang banjir Rabu (6/2) petang. Sawah seluas 15 hektare yang baru saja ditanami padi, kini tertimbun pasir dan batu yang diseret air dari Sungai Bioa Ba’es. ‘’Yang terdata sementara ini, ada dua puluh tiga petani yang sawahnya rusak,’’ kata Kepala Desa Tabeak Kauk, Lahmudin.
Untuk kerugian, belum bisa dipastikan. Namun ditaksirnya mencapai Rp 180 juta sesuai estimasi biaya produksi padi Rp 12 juta per hektare. Selain merusak padi, banjir bah yang datangnya mendadak itu juga merusak lebih 1 hektare kolam warga. ‘’Mungkin ada puluhan ribu ekor ikan yang hanyut. Seperti punya saya sendiri ada lima ribuan ekor,’’ terang Lahmudin.
Atas kejadian itu, ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong dapat memberikan bantuan kepada pemilik sawah dan kolam yang rusak akibat banjir. Bantuan dimaksud berupa benih padi dan bibit ikan pengganti sehingga petani yang menjadi korban masih berkesempatan panen.
‘’Ini hanya masukan dari saya yang dasarnya adalah aspirasi para korban, mudah-mudahan dapat ditindaklanjuti pemerintah,’’ ungkap Lahmudin.
Sementara Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong, Emi Wati, SE, M.AK belum berhasil dikonfirmasi sehingga belum bisa dipastikan tindak lanjut permintaan petani Desa Tabeak Kauk yang menjadi korban banjir. Data dihimpun, tertimbunnya lahan sawah dan kolam para petani dampak meluapnya aliran sungai Bioa Baes karena sejak seminggu belakangan bumi Lebong diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi.(sca)

Berita Lainnya

62 PNS Bolos Terancam 3 Sanksi

PELABAI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebong, H. Mustarani, SH, M.Si memastikan Pegawai Negeri Sipil ...

error: Content is protected !!