Selasa , 18 Juni 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Kebutuhan BBM Meningkat, Stok SPBU Tidak Ditambah

Kebutuhan BBM Meningkat, Stok SPBU Tidak Ditambah

KEPAHIANG – Kebutuhan masyarakat Kepahiang akan Bahan Bakar Minyak (BBM) terus meningkat. Ini terlihat hampir setiap hari terjadi antrean kendaraan mengisi BBM di SPBU Kelobak. Permintaan BBM tidak hanya datang dari masyarakat Kepahiang, juga dari masyarakat Rejang Lebong yang kerap mengisi BBM di SPBU Kelobak.

Jenis BBM yang kerap habis lantaran diserbu masyarakat premium, pertalite dan bio solar. Khusus bio solar, permintaan tak hanya datang dari Kepahiang saja, juga dari Rejang Lebong, Benteng dan Kota Bengkulu. “Di Rejang Lebong dan Kepahiang, SPBU yang menyediakan BBM bio solar hanya di SPBU Pekalongan dan Kelobak. Sementara kebutuhan bio solar bukan hanya dari Kepahiang saja,” terang Manajer SPBU Kelobak, Alan Budikusuma.

Alan mengaku stok BBM jenis premium per harinya 8 ton, pertalite 16 ton per hari, pertamax 16 ton dalam seminggu, bio solar 16 ton per hari dan dexlite 16 ton selama 2 minggu. Permintaan pertalite dan bio solar yang semakin meningkat membuat mereka kehabisan stok. Selain itu, tingginya permintaan berdampak pada panjangnya antrean kendaraan mengisi bio solar.

“Untuk memenuhi kebutuhan di Kepahiang saja stok kami cukup. Lantaran permintaan yang datang bukan hanya dari Kepahiang, inilah yang membuat kita sering kehabisan stok,” terang Alan.

Alan mengaku belum berencana mengajukan permintaan penambahan stok bio solar ke Pertamina. Karena tingginya permintaan bio solar ini belum bisa diprediksi sampai kapan. “Permintaan kita pada Pertamina hanya 16 ton bio solar setiap hari. Jika stok habis, terpaksa kita tidak bisa melayani pembeli,” demikian Alan.(sly)

Berita Lainnya

Belum Usulkan Pencairan DD, Tiga Desa Tak Disanksi

KEPAHIANG – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Kepahiang, Jan Johanes ...

error: Content is protected !!