Jumat , 24 Mei 2019
Home / Breaking News / Legislator Anarulita Santuni Penderita Jantung Sakit Jantung

Legislator Anarulita Santuni Penderita Jantung Sakit Jantung

BANTUAN :Anggota DPR RI dr. Anarulita Muchtar saat mengunjungi M. Alhafiz, penderita sakit jantung bawaan sejak lahir. (foto : ist/rb)

BENGKULU– Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, Sabtu (9/2) pagi Anggota DPR RI dr. Anarulita Muchtar mengunjungi M. Alhafiz, salah seorang anak dari warga RT 23 Kelurahan Cempaka Permai, Kota Bengkulu,  Batita berusia 1 tahun setengah ini menderita penyakit jantung bawaan sejak lahir. Tak hanya berkunjung, Anarulita juga menyerahkan santunan untuk membantu pengobatan M. Alhafiz yang saat ini tengah mengikuti pengobatan terapi. 

“Nanti tanggal 23 Februari ini M Alhafiz akan ke Jakarta lagi untuk check up sekaligus apabila memungkinkan bisa saja dilakukan operasi nantinya. Jadi saya turun membantu proses anak ini, agar bisa menjalani pengobatannya,” kata anggota Fraksi Nasdem  ini.

Anarulita mengimbau, masyarakat yang ingin ikut meringankan beban Zakardi dan Esmawati dapat langsung menyalurkan bantunnya. Diketahui orang tua dari M Alhafiz  sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban.   “Mari kita sama-sama meringankan beban masyarakat yang anak ataupun keluarganya sakit, tetapi kondisi kehidupannya kurang mampu,” imbuhnya.

Ketua RT 23 Kelurahan Cempaka Permai Bagio Pribadi memberikan apresiasi atas partisipasi dari salah satu wakil rakyat pusat asal Bengkulu, yang telah ikut berpartisipasi membantu salah satu warganya yang anaknya sedang sakit.

“Diharapkan tidak saja bantuan dari para wakil rakyat dan juga para donatur lainnya di Bengkulu agar dapat sama-sama membantu meringankan beban keluarga Zakardi dan Esmawati. Apalagi dalam mengobati anaknya yang sedang sakit dirujuk ke rumah sakit di Jakarta,” harapnya.

Dibagian lain, ibu dari anak M. Alhafiz Esmawatimenceritakan secara singkat anaknya yang sebetulnya sakit sejak bawaan lahir, tetapi baru diketahui sakit jantung di saat usia 3 bulan. Bahkan dengan penyakit yang diderita anaknya sering demam, batuk dan sesak nafas, telah berobat diangnosa menderita PDA, dan dirujuk ke rumah sakit Harapan Kita di Jakarta.

“Kami sudah datang ke Rumah Sakit Harapan kita, tapi karena berat badannya kurang untuk dilakukan operasi, sehingga ditunda dahulu dan kami akan datang lagi rencananya pada tanggal 23 Februari ini. Harapan bisa dilakukan operasi dan bisa berjalan lancar,” tutupnya yang juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPR RI Anarulita Muchtar. (adn/rls)

Berita Lainnya

Cuti Bersama, Layanan Kesehatan Tetap Buka

BENGKULU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu, memastikan pelayanan kesehatan di Kota Bengkulu tetap akan ...

error: Content is protected !!