Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Minta Guru Ngaji dan Pembangunan Jalan

Minta Guru Ngaji dan Pembangunan Jalan

KEPAHIANG – Masyarakat Kecamatan Muara Kemumu mengusulkan pada Pemkab Kepahiang agar bisa menambah jumlah guru mengaji. Ini sesuai program kecamatan tersebut yang akan memprioritaskan peningkatan nilai religiusitas masyarakat. Ini disampaikan masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar kemarin (8/1) di Kantor Camat Muara Kemumu.

Selain minta penambahan guru ngaji, masyarakat juga minta pemerintah menurunkan harga material hingga pembangunan infrastruktur jalan. Sejumlah usulan tersebut langsung ditampung Bappeda Kepahiang untuk merancang agenda pembangunan tahun berikutnya.

Usul ini disampaikan Kepala KUA Muara Kemumu, Khairudin. Supaya anak-anak bisa lebih luas meningkatkan pengetahuan terkait keagamaan. “Pendidikan agama seperti mengaji sangat diperlukan untuk masa depan anak dan cucu kita. Kami minta pemerintah bisa memperbanyak guru ngaji di kecamatan ini,” usul Khairudin.

Kades Warung Pojok, Sopian Aidi mengatakan harga material pembangunan khusus di lokasi pedesaan dan jangan disamakan dengan harga material di perkotaan. Karena harga material di pedesaan akan lebih mahal, lantaran medan jalan yang ditempuh menuju desa mengeluarkan biaya yang besar.

“Kita minta jangan disamakan dengan perkotaan, karena dari toko material kita harus mengeluarkan biaya tambahan supaya material sampai ke desa. Kami juga minta supaya ada program bedah rumah sampai di setiap desa, agar masyarakat bisa terbantu,” imbuh Sopian.

Sementara Kades Sosokan Taba, Arpani minta ada pembangunan jalan penghubung ke Desa Damar Kencana. Karena jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. “Ini mengingat banyak masyarakat yang sulit membawa hasil pertanian dan kebunnya ke luar, lantaran jalan yang rusak,” usul Arpani.

Kepala Bappeda Kepahiang, Ris Irianto menyarankan masyarakat agar melengkapi usulan program sesuai yang dicanangkan pemerintah, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian dan pariwisata. “Silakan masyarakat mengusulkan pembangunan. Jangan sampai keluar dari 5 program pemerintah. Usulan yang disampaikan masyarakat harus benar-benar menyentuh, sehingga pemerintah bisa merealisasikan,” singkat Ris.(sly)

Berita Lainnya

Kepahiang Terima 7 Ribu Benih Kopi dari Bogor

KEPAHIANG – Guna peningkatan produksi kopi di wilayah Kabupaten Kepahiang, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan ...

error: Content is protected !!