Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Sapi Bantuan Pemprov untuk MM Banyak Mati

Sapi Bantuan Pemprov untuk MM Banyak Mati

MUKOMUKO – Pemprov mendapat tantangan terkait bantuan hewan ternak sapi ke masyarakat. Untuk memastikan sapi yang bakal diberikan  kedepannya, lebih kuat dengan serangan penyakit. Apalagi sekarang tengah mengganas penyakit Jembrana di Kabupaten Mukomuko.

Terbukti dari 80 ekor sapi bantuan yang diberikan ke masyarakat Mukomuko, sebanyak 8 ekor sapi akhirnya berujung mati. Padahal, bantuan sapi belum lama diserahkan ke masyarakat.

Meski jumlah yang mati dengan yang hidup masih sangat kecil. Tetapi tidak menutup kemungkinan apa yang sudah menyerang sapi-sapi bantuan yang sudah mati itu, bisa saja menyerang sapi bantuan lainnya.

Beruntung bagi masyarakat yang mendapatkan bantuan sapi tersebut, mereka tidak sampai rugi besar. Karena sapi yang mereka terima, sebelumnya sudah diasuransikan Pemprov Bengkulu. Jadi sapi-sapi yang mati itu akan diganti oleh perusahaan asuransi, yakni PT Jasindo.

Informasi tersebut disampaikan Kabid Peternakan Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko Warsiman. “’’anya 8 ekor yang dilaporkan mati. Tapi akan diganti dengan sapi yang baru. Karena saat bantuan dibagi, langsung diasuransikan oleh Pemprov,” terang Warsiman.

Dijelaskannya dari 8 ekor sapi yang mati, sebanya 7 ekor mati karena dari serangan penyakit Jembrana. Sedangkan 1 ekor lagi matinya mungkin kondisi sapinya sudah lemah saat tiba di kelompok tani (Poktan). ‘’Matinya tidak bersamaan. Sebanyak empat ekor itu mati tahun 2019. Sedangkan 4 ekor lagi mati tahun 2018. Sapi-sapi ini bantuan dari Pemprov tahun anggaran 2018,” papar Warsiman.

Diakuinya Jembrana tengah mengganas di Mukomuko. Namun umumnya, sapi yang mati terkena Jembrana itu, baru didatangkan dari luar Kabupaten Mukomuko. Kemudian yang mempercepat penyebaran Jembrana di Mukomuko, karena metode pemeliharaan sapi oleh masyarakat masih sistem tradisional. Dimana sapi dilepas liarkan.

‘’Terus cuaca panas, turut mempercepat penyebaran Jembrana. Terbaru, kita ada 60 sapi mati akibat Jembrana. Dari 80 kasus Jembrana ada 20 ekor yang berhasil diobati dan sembuh,” tutup Warsiman.(hue)

Berita Lainnya

Ngorok, Belasan Ayam Petelur Mati

MUKOMUKO – Petugas kesehatan hewan di Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko akhirnya turun ke lapangan melakukan ...

error: Content is protected !!