Rabu , 26 Juni 2019
Home / Berita utama / Belum Ada Perintah Buka, Triple Z Karaoke Nekat Beroperasi

Belum Ada Perintah Buka, Triple Z Karaoke Nekat Beroperasi

BENGKULU – Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Sapol PP) Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi menegaskan, belum ada perintah untuk Triple Z karaoke kembali beroperasi. Hingga Minggu (10/2), pengelola karaoke family tersebut belum menunjukan itikad baik  untuk menyerahkan bukti kelengkapan perizinan usaha karaoke itu.

“Sampai tadi (kemarin, red) kita belum memberikan izin usaha karaoke itu,” kata Mitrul.

Dalam surat pernyataan untuk menghentikan sementara operasional Tripel Z tersebut, dijelaskan pengelola harus bisa menunjukkan kelengkapan dokumen perizinan. Jika sudah lengkap, maka pengelola akan melaporkannya ke Satpol PP. Sampai kemarin, pengelola belum datang untuk menyampaikan kelengkapan dokumen perizinan itu. “Belum ada,” katanya.

Triple Z harus melengkapi rekomendasi dari Dinas Pariwisata. Dijelaskan Mitrul rekomendasi itu namanya TDUP. Dalam TDUP akan dijelaskan, larangan untuk menjual minuman keras dan perempuan sepenuhnya. Dalam artian tidak ada pengecualian. “Adanya indikasi mereka menjual miras kemarin, sebagai bentuk teguran, lokasi usahanya kita gembok. Memang kita tidak segel karena izin usaha mereka belum lengkap,” terangnya.

Ia menjelaskan Triple Z ini baru dalam proses melengkapi izin. Terhadap evaluasi izinnya nanti akan ditangani oleh Bidang Perizinan. “Dia ini baru proses izinnya hampir melengkapi. Kalau dia sudah lengkap akan melaporkan ke kita,” terangnya.
Sebelumnya Satpol PP Kota Bengkulu merazia Karaoke Triple Z. Untuk menyikapi laporan tentang adanya wanita yang mengaku masih di bawah umur, dicokoki minuman keras oleh temannya saat berkaraoke di Triple Z. Kemudian dia mengaku digilir oleh teman laki-lakinya di Hotel Royal. Saat razia itu, Satpol PP menemukan adanya beberapa botol minuman keras yang sudah kosong. Baik itu jenis bir maupun minuman berakohol lebih tinggi.

Botol-botol kosong tersebut kemudian dibawa dan disita oleh Satpol PP sebagai barang bukti. Selain itu juga manajemen karaoke ini dibawa ke Satpol PP untuk proses menunjukkan perizinan. Satpol PP kemudian akhirnya memutuskan untuk menutup sementara operasional Triple Z ini, sampai mereka mampu menunjukkan izin lengkap.

Owner Triple Z Karaoke Irab Madep mengatakan kalau mulai kemarin malam mereka sudah mulai buka. Sebab masalah perizinan sudah mereka selesaikan. Ada tujuh berkas perizinan yang sudah mereka perlihatkan dengan Satpol PP termasuk izin lingkungan mulai dari RT, kelurahan dan kecamatan. Untuk TDUP sudah semua dikantongi, sehingga tidak lagi ada kendala terkait dengan perizinan itu. “Sudah selesai semuanya. Sudah ada semua izin kita. Perjanjiannya kemarinkan mengambil kelengkapan perizinan, ini sudah semuanya,” katanya.

Dia menjelaskan, hanya terjadi kesalahpahaman saja terkait dengan perizinan itu. Sehingga urusan dengan Satpol PP sudah selesai. “Kemarin memang ada tertahan sedikit salah paham saja. Sudah ada semuanya. Kalau izin sudah ada semuanya,” tutupnya.(del)

Berita Lainnya

Tampilan Baru New Honda BeAT Street eSP Semakin Ekspresif

BENGKULU – PT Astra Honda Motor (AHM) menghadirkan penyegaran terbaru untuk New Honda BeAT Street ...

error: Content is protected !!