Senin , 20 Mei 2019
Home / Breaking News / Lebong Nyaris Terisolir, Jalur Bengkulu Utara dan Rejang Lebong Tertutup Longsor

Lebong Nyaris Terisolir, Jalur Bengkulu Utara dan Rejang Lebong Tertutup Longsor

LONGSOR : Akses utama menuju Lebong di Desa Kota Donok tertimbun longsor. (foto : ist/rb)

LEBONG SELATAN – Kabupaten Lebong Sabtu sore  nyaris terisolir. Dua jalur utama akses menuju Lebong tertimbun longsor. Yakni jalur lintas Lebong-Rejang Lebong, persisnya di Desa Kota Donok, Kecamatan Lebong Selatan dan Desa Talang Ratu, Kecamatan Rimbo Pengadang.

Sedangkan jalur lintas Lebong-Bengkulu Utara, longsor terjadi di Desa Tik Tebing, Kecamatan Lebong Atas. Persisnya dekat tugu perbatasan Lebong-Bengkulu Utara. Longsor di 2 titik berbeda itu terjadi nyaris bersamaan, sekitar pukul 16.00 WIB. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur lebong sejak siang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pihak kepolisian, TNI dan warga masih melakukan evakuasi. Kendati tidak ada korban, bencana alam itu sempat menimbulkan kemacetan lalu lintas. Puluhan pengendara yang hendak menuju Lebong dari Rejang Lebong dan Bengkulu Utara maupun sebaliknya, terjebak sehingga harus mutar balik.

”Evakuasi masih terus berjalan. Kami dibantu Dinas PUPRHub (Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan, red) yang menurunkan alat berat untuk memudahkan proses evakuasi material longsor,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Lebong, Fachrurrozi, S.Sos, M.Si kepada RB tadi malam.

Dijelaskannya, longsor terparah terjadi di Desa Tik Tebing. Ketinggian tanah yang menutupi jalan hampir 1,5 meter. Untuk longsor di Desa Talang Ratu, tanah yang menutup jalan tidak terlalu parah. Namun jalan sempat tertutup total oleh pohon yang ikut tumbang. Sedangkan longsor di Desa Kota Donok, tanah yang menutup jalan tak sampai 1 meter.

”Bencana ini murni akibat cuaca ekstrem yang belakangan terus melanda bumi Lebong. Hujan deras disertai angin kencang. Sementara konstruksi tanah di Lebong rata-rata gambut sehingga ketika disiram air berubah menjadi becek,” terang Fachrurrozi.

Terpisah, Kapolres Lebong, AKBP. Andree Ghama Putra, SH, S.IK memastikan tidak ada korban di balik bencana langganan di Lebong itu. Walaupun jalan sudah bisa dilewati, diimbaunya agar masyarakat ekstra hati-hati. Namun dipastikannya pastikan jalurnya aman untuk dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. ”Kami juga tetap siagakan petugas di sekitar TKP (tempat kejadian perkara, red),” ujar Kapolres. (sca)

Berita Lainnya

Jonaidi Pimpin IKASI

BENGKULU – Jonaidi, SP, MM resmi pimpin Pengorov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Bengkulu priode ...

error: Content is protected !!