Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / 2.000 Nelayan Diasuransikan

2.000 Nelayan Diasuransikan

CEK: DKP Mukomuko kunjungi nelayan Mukomuko terkait asuransi nelayan.

MUKOMUKO – Untuk tahun 2019 ini Pemkab Mukomuko menetapkan kuota asuransi untuk nelayan 2.000 orang. Jumlah itu sesuai dengan ketersediaan anggaran untuk pembayaran premi yang sudah diplotkan dalam APBD Kabupaten Mukomuko Tahun Anggaran 2019. Ini dikatakan Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Mukomuko, Nasy Yardi, S.Pi.

‘’Ada anggaran sebesar Rp 150 juta untuk membayar premi asuransi nelayan. Dengan hitungan per orangnya, Rp 75 ribu untuk selama setahun,” kata Nasy Yardi.

Premi asuransi ini memang lebih kecil dari premi asuransi yang dibiayai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Dijelaskannya, sebanyak 2.000  nelayan yang mendapatkan bantuan premi asuransi tahun ini. Baik nelayan yang sudah pernah mendapat bantuan premi asuransi dari KKP, maupun yang belum pernah sama sekali mendapat bantuan.

Sedangkan persyaratan untuk mendapatkan bantuan premi asuransi, pihaknya terlebih dulu akan berkoordinasi dengan asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dan KKP. Karena dari 2.000 nelayan yang telah memiliki kartu nelayan, ada sekitar 369 sudah mendapatkan bantuan premi asuransi nelayan dari KKP.

‘’369 nelayan yang mendapatkan bantuan premi asuransi, sudah terdaftar sebagai penerima Kartu Kusuka. Kalaupun nanti aturannya tak boleh, tentu yang diusulkan untuk mendapat bantuan premi asuransi dari Pemkab Mukomuko tidak sampai 2.000 orang,” jelas Nasy Yardi.

Tapi ia tetap yakin, jumlah kuota asuransi sebanyak 2.000 orang itu masih kurang. Ini karena, masih banyak warga yang bekerja sebagai nelayan belum memiliki kartu nelayan. Karena itu, ia mengusul kepada nelayan yang belum memiliki kartu nelayan, supaya mendapatkan bantuan premi asuransi kepada Jasindo dan KKP. ‘’Nelayan cukup lampirkan persyaratan berupa kartu tanda penduduk (KTP) dan surat ketengan sehat dari dokter atau rumah sakit umum daerah,” katanya.

Pihaknya masih akan melakukan verifikasi data nama nelayan calon penerima asuransi nelayan dari KKP. Pasalnya, masih ada data nelayan yang menerima bantuan asuransi yang salah. Seperti salah alamat maupun salah nama serta tempat tanggal lahir.

Diakui, tahun 2019 ada 369 orang nelayan yang tersebar dibeberapa wilayah kecamatan akan terima bantuan asuransi nelayan dari KKP. Tapi dari jumlah itu ada sekitar 180 nelayan datanya salah. ‘’Karena itu kita verifikasi lagi ke lapangan,” demikian Nasy Yardi.(hue)

Berita Lainnya

Ngorok, Belasan Ayam Petelur Mati

MUKOMUKO – Petugas kesehatan hewan di Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko akhirnya turun ke lapangan melakukan ...

error: Content is protected !!