Sabtu , 23 Februari 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Aspal Licin, Fortuner Nyungsep Masuk Siring

Aspal Licin, Fortuner Nyungsep Masuk Siring

MASUK SIRING: Mobil jenis Fortuner nyungsep masuk siring di Desa Batu Kuning akibat jalan licin, kemarin (10/2).

PASAR MANNA -Jalan lintas barat (Jalinbar) di Dessa Batu Kuning Kecamatan Pasar Manna Bengkulu Selatan (BS), kemarin (10/2) sekitar pukul 10.00 WIB  terjadi kecelakaan (Laka). Yakni dua mobil dan dua motor nyungsep kedalam siring. Namun dalam laka tersebut tak memakan korban jiwa. Kecelakaan ini disebabkan licinnya aspal hitam dan membuat pengendara mudah terjatuh.

Dari keteragan warga Desa Batu Kuning bernama Lufti (45) laka tunggal ini terjadi pagi tadi ini (kemarin, red) sebanyak tiga kali. ‘’Pertama, mobil pikap Futura milik warga Lubuk Tapi melaju dari arah Kota Manna menuju ke arah Kaur.

berselang sekitar 10 menit motor BD 2042 MA warga Sulau, anak korban yang dibonceng luka robek bagian kaki. Setelah itu, berselang sekitar 10 menit mobil Fortuner warna hitam BD 1583 AH milik warga Kaur. Kejadiannya sama, dari arah Kota Manna lalu berputar balik arah dan masuk siring. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut,” terang Lufti.

Sementara itu dari pengakuan sopir mobil Fortuner Sumardi (47) warga Kaur mengatakan, kalau mobil yang dikendarainya itu berkecapatan paling tinggi 20 KM/jam. ‘’Paling cepat jalan 20. Tiba-tiba mobil mutar balik arah, dan nyasar masuk siring. Tak ada yang saya dihindari, mungkin faktor jalannya licin karena hujan,” jelasnya.

Sebelumnya Sabtu malam (9/2) pukul 20.15 WIB, mobil Escudo warna hitam BD 1000 EVK milik warga Kabupaten Kaur nyeruduk rumah warga. Akibatnya mobil rinsek dan tembok rumah warga rusak. “Pemili mobil tangung jawab perbaiki kerusakan materi yang ditabarak,’’ kata Kasatlantas Polres BS AKP. Kusman Jaya, SH, MH melalui Kanit Patroli Ipda. Agus Antoni.

Karena sering terjadi kecelakaan, warga berharap pemerintah dapat menegur instansi pelaksana pembangunan jalan yang baru selesai dikerjakan sekitar dua bulan lalu. Kiranya jalan aspal yang licin saat hujan bisa diperbaiki segera.

‘’Dulu pernah saya sampaikan kepada tim pemeriksa ketika memantau kondisi jalan, kalau jalan ini licin. Tetapi informasi yang saya sampaikan tidak digubris,” beber warga setempat, Pendri.(tek)

Berita Lainnya

DD Naik, Pembangunan Harus Maksimal

BENTENG – Adanya kenaikan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019, dari Rp 98 miliar untuk ...