Senin , 16 September 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Curi Motor, Modus Pakai Seragam SMP

Curi Motor, Modus Pakai Seragam SMP

SERAGAM: Anggota Polsek Pino Raya menunjukkan baju seragam SMP dan motor curian miliki pelaku curanmor di sembilan TKP.

KOTA MANNA – Warga Ulu Manna Bengkulu Selatan (BS), inisial Lw (16), yang merupakan resedivis kembali mendekam di sel tahanan. Ini setelah berhasil  ditangkap Polsek Pino Raya, kemarin (10/2). Lw ditangkap, karena terlibat dalam pencurian motor milik karyawan salah satu perusahaan di BS. Pelaku sudah beraksi di dembilan TKP, dalam kurun waktu tiga bulan setelah bebas dari penjara bulan November 2018.

Semenjak bebas dari penjara Lw tidak jera mengulangi aksi kejahatannya di wilayah hukum Polres BS. Total sudah sembilan motor yang digasaknya dalam kurun waktu tiga bulan sejak bebas dari penjara. Adapun lokasi TKP, yakni 6 di Kecamatan Pino Raya dan 3 di Kecamatan Pino Masat.

Modus pelaku dalam menjalankan aksinya, terbilang unik. Yakni menggunakan seragam SMP dengan bergerilia keliling desa-desa untuk mencari mangsanya. Sebelum mencuri, pelaku terlebih dahulu mempoto motor yang akan dimaling. Kemudian baru dikirim kepada orang yang terlebih dahulu memesannya.

Setelah cocok pelaku langsung melancarkan aksinya. Tetapi sepandai-pandai pelaku beraksi, akhirnya kemarin (10/2), mengalami kecelakaan saat berada jalan lintas di wilayah Pino Raya dengan mengendarai motor hasil curuian dua minggu sebelumnya.

Kasus pelaku terungkap, ketika Kades Desa Tanjung Aur Dua hendak menolong pelaku yang terjatuh dari motor dan mengalami terkilir kaki sebelah kanan karena ditimpa motor. Ketika ditanya asalnya, pelaku tampak mencurigakan.

Ditambah lagi, motor yang dikendarainya, memang persis mirip motor warga Tanjung Aur yang hilang dua minggu sebelumnya. Saat diteliti lebih lanjut oleh Kades memang ternyata benar pelaku merupakan sindikat curanmor. Saat itu juga langsung diamankan ke Polsek Pino Raya.

‘’Saya berniat menolong pelaku (resedivis), yang jatuh dari motor di desa saya. Setelah ditolong ia tampak mencurigakan dan ingin pergi meski dalam keadaan terluka. Ketika itu juga ia ketahuan bahwa ia pencuri motor warga saya,” kata Kades Tanjung Aur Dua, Taswin Suhadi saat ditemui RB kemarin.

Sementara Kapolres BS AKBP. Rudy Purnomo, S.IK, MH, melalui Kapolsek Pino Raya AKP. Syafrizal mengungkapkan Lw merupakan resedivis yang baru keluar penjara pada tiga bulan lalu karena kasus yang sama, yakni mencuri motor. Setelah bebas, Lw kembali beraksi dengan modus keliling desa dengan pakai baju seragam SMP untuk mengelabui warga.

Pelaku Lw dalam melakukan aksinya tak sendirian. Sebab dari keterangannya saat diperiksa, dalam mencuri motor sering kerjasama dengan temannya yang saat ini keberadaanya sudah diketahui. ‘’Pelaku kita amankan dan hukuman kali ini lebih berat, karena ia resedivis,” demikian kapolsek.(tek)

Berita Lainnya

Simulasi Pengamanan Mako

KOTA MANNA – Dalam rangka pengamanan Mako Polres Bengkulu Selatan (BS), seluruh anggota mengikuti kegiatan ...

error: Content is protected !!