Rabu , 22 Mei 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Pencairan DD 2019 Tunggu KPPN

Pencairan DD 2019 Tunggu KPPN

KADES: Para Kepala Desa (Kades) saat mengikuti salah satu kegiatan belum lama ini. Mereka bertanggung jawab menyerahkan laporan realisasi penggunaan Dana Desa (DD).

BENTENG – Anggaran Dana Desa (DD) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), untuk tahun 2019 ini mengalami kenaikan dari Rp 98 miliar tahun lalu menjadi Rp 111 miliar lebih tahun ini. Saat ini masih dalam proses pencairan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).

Kabid Anggaran Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Benteng, Ade Crishtian, S.STP saat dikonfirmasi membenarkan hal itu. “Masih proses untuk tahap awal,” jelasnya, kemarin (10/2).

Dijelaskannya, untuk pencairan DD sama seperti tahun lalu. Dilakukan dalam tiga tahapan dengan porsi 20 persen tahap pertama, 40 persen untuk tahap kedua, serta 40 persen untuk tahap ketiga atau terakhir.

“Namun, untuk meraih semua itu, pihak pemerintah desa harus melalui audit untuk penggunaan DD sebelumnya. Jika tahun lalu ada pencairan tahap akhir, maka harus mendapatkan rekomendasi untuk pencairan tahap akhir,” terangnya.

Jika melihat anggaran yang naik, maka dipastikan juga akan terjadi kenaikan untuk DD yang diterima oleh masing-masing desa. Tahun lalu, rata-rata setiap desa mendapatkan Rp 650 juta lebih, tahun ini bisa sampai Rp 700 juta untuk seluruh desa yang berjumlah 142 desa. “Dana tersebut mengalami kenaikan seiring dengan kenaikan APBD Benteng yang juga meningkat sesuai dengan RAPBD mencapai Rp 800 miliar lebih,” katanya.

DD sendiri digunakan untuk mempercepat proses pembangunan secara langsung di tingkat desa, sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa berdasarkan hasil kesepakatan bersama. “Desa bisa mengelola sendiri program pembangunan dari anggaran yang diberikan secara langsung ke rekening kas desa,” demikian Ade. (vla)

Berita Lainnya

Bangun Jembatan Darurat dari Sumbangan

BENTENG – Jembatan di Desa Padang Ulak Tanjung (PUT) yang hanyut terbawa arus beberapa waktu ...

error: Content is protected !!