Jumat , 26 April 2019
Home / Daerah / Lebong / BKPSDM Usul 104 Formasi P3K

BKPSDM Usul 104 Formasi P3K

PELABAI – Sekalipun tidak memiliki anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong tetap berupaya mengangkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun spesifikasinya dibatasi, pengangkatan dari jalur tenaga honorer kategori 2 (K2) dan penyuluh alias tidak dibuka untuk formasi umum. Bahkan Pemkab Lebong telah mengusulkan 104 formasi P3K ke Kementerian Perdayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Kabid Mutasi Pengadaan Pegawai dan Informasi, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong, A Ropik, S.Sos mengatakan, penerimaan memang dibatasi 26 orang. Itu sesuai surat edaran Menpan RB. Namun jumlah itu tidak sebanding dengan jumlah honorer K2 di Lebong yang mencapai 95 orang serta penyuluh pertanian 9 orang. ‘’Makanya tetap kami usulkan 104 orang,’’ kata Ropik.

Dari 95 honorer K2 itu, 17 diantaranya tenaga guru dan 78 tenaga teknis. Tidak ada untuk tenaga Kesehatan. Penerimaan seleksi sudah dibuka sejak Minggu (10/2) hingga Sabtu (16/2). Sesuai jadwal yang tertera di portal Kemenpan RB. Namun untuk penerimaan lamaran di daerah, teknisnya masih menunggu petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). ‘’Baik soal jadwal maupun persyaratannya,’’ ungkap Ropik.

Sesuai edaran Menpan RB Nomor B/136/FP3/M.SM.01.00/2019 tentang Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I tahun 2019, perekrutan diprioritaskan untuk kalangan honorer K2. Meliputi tenaga guru dengan kualifikasi pendidikan minimal sarjana srata 1 (S1) dan bidang kesehatan dengan kualifikasi pendidikan minimal Diploma III (DIII). ‘’Termasuk tenaga penyuluh pertanian dengan kualifikasi pendidikan minimal SMK (sekolah menengah kejuruan, red),’’ tutup Ropik.(sca)

Berita Lainnya

Anggota Linmas MD Usai Pemilu

LEBONG SELATAN – Jika Kepahiang belakangan ini dihebohkan dengan ketua ranting partai politik (parpol) yang ...

error: Content is protected !!