Kamis , 22 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Utara / Lapak Dalam Terminal Dibongkar

Lapak Dalam Terminal Dibongkar

DIBONGKAR: Kayu-kayu dari lapak pedagang yang berjualan di Terminal Ketahun disita Satpol PP.

ARGA MAKMUR – Belasan lapak pedagang di Pasar Ketahun ditertibkan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan BU, kemarin (11/2). Lapak tersebut diangkut Satpol PP menggunakan truk. Penertiban ini tanpa perlawanan dari pedagang.

Padagang yang ditertibkan berjualan di kawasan dalam Terminal Ketahun. Akhir tahun lalu, Satpol PP dan Dinas Perdagangan sempat melakukan penertiban pedagang yang berjualan dalam terminal. Namun kini mereka sudah mulai menjamur lagi hingga menutup akses kendaraan yang akan masuk terminal.

Kadis Perhubungan BU, Eka Hendriyadi, SH, MH menuturkan lapak pedagang memang bukan lapak permanen melainkan hanya susunan kayu dan papan untuk menempatkan dagangan. Namun jika itu dibiarkan maka bukan tak mungkin pedagang lain akan semakin banyak yang berjualan di terminal. “Jika sudah ramai dan lapak yang dibuat sudah meluas, maka penertibannya akan semakin susah. Makanya kita langsung tertibkan sekarang sebelum terlalu banyak,” terangnya.

Satpol PP dan Dishub juga tetap melakukan penertiban dengan manusiawi. Mereka mempersilakan pedagang untuk membongkar sendiri lapak-lapaknya dan membersihkan dagangannya.

“Tidak ada barang dagangan yang kita sita. Hanya kayu-kayu lapak yang kita amankan semua agar mereka tidak bisa membuat lagi lapak di dalam terminal,” terang Eka.

Selain mengganggu kendaraan yang masuk terminal, keberadaan pedagang yang berjualan dalam terminal juga membuat pedagang lain protes. Sebab sebelumnya semua pedagang sudah ditertibkan agar masuk pasar memenuhi los dan lapak yang sudah disiapkan. “Kita akan pantau terus, jika masih ada lagi akan langsung kita tertibkan sehingga terminal bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” tegas Eka.(qia)

Berita Lainnya

Semua Plt Cukup Syarat Jadi Kadis

ARGA MAKMUR – Sebanyak 11 Pelaksana Tugas (Plt) Kepala OPD berpeluang paling besar untuk lulus ...

error: Content is protected !!