Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Daerah / Kaur / MAN Kaur Gagal Ikut UNMPTN, Kemenag Minta Dicek Ulang

MAN Kaur Gagal Ikut UNMPTN, Kemenag Minta Dicek Ulang

DEMO: Siswa MAN Kaur saat demo dan perwakilan siswa rapat dengan guru terkait persoalan yang disampaikan.

KOTA BINTUHAN – Demo siswa kelas 12 MAN Kaur yang terjadi kemarin pagi (11/2) sekitar pukul 08.00 WIB tetap tidak bisa membuat 102 siswa MAN Kaur ikut UNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Pasalnya data siswa yang ingin ikut UNMPTN setelah dikirim MAN Kaur secara online Januari 2019 lalu tidak terbaca oleh panitia UNMPTN pusat.

Padahal sebelumnya, setiap tahun siswa MAN Kaur banyak ikut UNMPTN. Karena UNMPTN gratis dan tidak tes, penilaian berdasarkan hasil rapor untuk masuk perguruan tinggi. Ini sangat disayangkan siswa dan Kemenag Kaur yang kemarin turun langsung ke MAN Kaur.

Kepala MAN Kaur, Ahmadi berjanji akan menelusuri proses pendaftaran UNMPTN, sehingga MAN Kaur tidak bisa ikut. Siswa berharap sekolah mencari solusi, karena ini terkait masa depan mereka.

“Pendaftaran itu tanggal 4 – 25 Januari, lalu diperpanjang sampai tanggal 27 Januari. Bulan Februari kita hubungi panitia, karena nama MAN Kaur tidak keluar. Namun tidak ada jawaban, sampai ada email masuk yang menyatakan MAN Kaur tidak lagi bisa ikut UNMPTN karena portalnya sudah tutup. Sementara data siswa sekitar 102 yang kita kirim itu tidak terbaca,” terang Ahmadi.

Ahmadi mengaku terkejut karena baru masuk akhir Januari 2019 sebagai Kepala MAN Kaur. Kendati sudah coba menenangkan siswanya, mereka tetap menuntut pertanggungjawaban sekolah. Karena harapan mereka bisa kuliah hanya di UNMPTN, biayanya tidak besar.

“Kami ini siswa tidak terlalu pintar dan tidak punya biaya untuk kuliah,  lewat jalur UNMPTN ini harapan kami bisa kuliah. Kami kecewa kenapa baru sekarang disampaikan tidak bisa, kenapa tidak dari kemarin-kemarin biar jelas. Sehingga bisa mencari upaya lain dan kita berharap sekolah atau Kemenag membantu,” kata Dimas Mulianto Wibowo, siswa MAN Kaur yang ikut aksi kemarin.

Aksi ini tidak meluas ke kelas dua dan satu. Karena anggota Polres Kaur dan Polsek Kaur Selatan terus berupaya menenangkan siswa agar tertib dan kembali belajar ke dalam kelas, sambil menunggu putusan dari sekolah.

Kasi Madrasah Kemenag Kaur, Bujang Ruslan, S.Pdi yang langsung turun ketika ada demo siswa dan bertemu siswa. Dewan guru dan staf MAN Kaur ikut dikumpulkan terkait tuntutan siswa. Bujang menyayangkan aksi ini bisa terjadi di MAN Kaur.

“Kita sudah kumpulkan guru dan pastikan kepala sekolah serta pihak terkait di MAN Kaur ini untuk menyelusuri ke panitia pendaftaran. Kenapa MAN Kaur tidak bisa ikut, tentu dengan laporan dan alasan tertulis. Karena baru ini terjadi, hasilnya akan kita sampaikan ke siswa dan orangtuanya,” terang Bujang.

Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat, S.IK melalui Kasat Reskrim Iptu Welli Wanto Malau memastikan demo berlangsung tertib dan aman. “Kegiatan berjalan aman dan kondusif kita juga turunkan Sat Sabhara dan Polwan,” demikian Welli.(cik)

Berita Lainnya

Lelang Jabatan Eselon II Segera Dimulai

KOTA BINTUHAN – Lelang jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Kaur akan segera dimulai. Jika ...

error: Content is protected !!