Kamis , 21 Februari 2019
Home / Pemilu / Menang Gugatan, Maskun Masuk DCT

Menang Gugatan, Maskun Masuk DCT

SELUMA – Caleg dari PKB Maskun akhirnya bisa mengikuti Pemilu Legislatif (Pileg) pada 17 April mendatang. Hal ini setelah Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bengkulu mengabulkan gugatan Maskun atas KPU Seluma yang telah mencoret namanya dari Daftar Calon Tetap (DCT) DPRD Seluma daerah pemilihan (dapil) 2.

Amar putusan gugatan tersebut dibacakan majalis hakim PTUN Bengkulu yang diketuai Baherman, SH dengan hakim anggota I, Daily Yusmini, SH, MH dan hakim anggota II, Riki Yuliandi, SH, MH serta Panitera Pengganti Fismawati, SH, MH. Sidang tersebut digelar di PTUN Bengkulu, kemarin (11/2).

“Dengan ini kami putuskan menerima dan mengabulkan gugatan penggugat dan KPU Seluma selaku tergugat harus membatalkan SK pencoretan Maskun dari DCT dan memasukkan kembali tergugat dalam DCT pemilu legislatif DPRD Seluma dalam Pemilu 17 April 2019,” sampai Baherman membacakan amar putusan.

Lima Komisioner KPU Seluma yang hadir pun terkejut mendengarkan putusan yang dibacakan majelis hakim PTUN tersebut. Namun berbeda dengan Maskun dan kuasa hukumnya Ilham Fatahila, SH, MH yang langsung menyambut putusan itu dengan sukacita. “Putusan ini mutlak dan tidak ada upaya hukum lain seperti banding atau peninjauan kembali terhadap putusan ini. KPU Seluma wajib melaksanakan putusan ini segera,” tegas Baherman mengakhiri sidang yang ditutup dengan ketukan palu.

Humas PTUN Bengkulu, Erick Sihombing, SH, MH yang dikonfirmasi RB usai sidang mengatakan dengan dimenangkannya gugatan ini oleh Maskun, otomatis KPU Seluma harus membatalkan dan mencabut SK KPU Seluma Nomor 54/PL-01.4-KPT/1705/KPU-Kab IX/2018 Tentang Perubahan SK KPU Seluma Nomor 44/PL.01.4-KPT/1705/KPU-Kab/IX/2018 Tentang Penetapan DCT Anggota DPRD Seluma Dalam Pemilu 2019 tertanggal 25 Oktober 2018.

“Dengan kata lain, SK KPU Nomor 44/PL.01.4-KPT/1705/KPU-Kab/IX/2018, berlaku kembali dan Maskun resmi kembali sebagai caleg DPRD Seluma untuk Pemilu 2019. Selain itu KPU Seluma diwajibkan membayar biaya persidangan sebesar Rp 416 ribu,” terang Erick.

Menyikapi hal tersebut, Kuasa Hukum Maskun, Ilham Fatahila, SH, MH mengatakan putusan majelis hakim PTUN sudah sangat tepat yang didasarkan berkas permohonan yang telah disampaikannya. “Seperti yang kami sampaikan dalam berkas gugatan, bahwa pencoretan klien kami dari DCT cacat hukum dan tidak sesuai dengan peraturan dan mekanisme yang ada,” terang Ilham.

Sementara itu Maskun menyambut baik putusan PTUN Bengkulu. Dirinya mengatakan akan mulai menyusun rencana untuk persiapan berkompetensi dalam Pileg 17 April mendatang.

Terpisah, Ketua KPU Seluma, Sarjan Efendi, SE mengaku menerima putusan PTUN Bengkulu tersebut. Saat ini pihaknya masih menunggu salinan putusan yang nantinya akan disampaikan ke KPU Provinsi Bengkulu. “Jika salinan putusan sudah kita terima, maka akan kita koordinasikan ke KPU Provinsi Bengkulu. Untuk melaksanakan putusan tersebut kita menunggu petunjuk dari KPU Provinsi,” bebernya.(aba)

Berita Lainnya

Biaya Operasional Relasi Rp 1 Juta

KEPAHIANG – Sebanyak 55 orang Relawan Demokrasi (Relasi) di Kabupaten Kepahiang akan mendapatkan bantuan operasional ...

error: Content is protected !!