Selasa , 20 Agustus 2019
Home / Metropolis / Panti Pijat Ilegal Dekat Pemukiman

Panti Pijat Ilegal Dekat Pemukiman

RAZIA: Satpol PP Kota Bengkulu menggelar razia tempat panti pijat ilegal di Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu, kemarin (11/2).

BENGKULU – Demi mendukung program Bengkulu religius, tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu kembali melakukan penertiban terhadap tempat yang diduga menjadi sarang maksiat. Kali ini tim Satpol PP turun melakukan penertiban di 2 titik panti pijat dan lulur yang diduga tidak mengantongi izin alias ilegal, Senin (11/2) siang. Lokasinya dekat pusat perkantoran dan pemukiman warga, tepatnya di Jalan WR Supratman, Kelurahan Bentiring, Kecamatan Muara Bangkahulu.

Saat razia, rombongan Satpol PP yang dikomandoi langsung Kepala Satpol PP Kota, Mitrul Ajemi, mendatangi panti pijat bernama Embun Pagi, di panti pijat ini petugas menemukan 5 kamar yang disekat-sekat dan ditutupi dengan tirai. Suasana kamar yang gelap dan sempit ini hanya disediakan 1 kasur saja. Hal ini dicurigai sebagai tempat maksiat.

Kemudian petugas Satpol PP bergerak sekitar 500 meter dan ditemukan lagi panti pijat ilegal yang berada di bawah kebun sawit. Namun sayangnya saat sampai di lokasi pemilik panti pijat tersebut sudah kabur dan menghilang. Karena pada saat digeledah, keadaan  pintu rumah terbuka dan meninggalkan jejak bekas makanan yang masih hangat di atas meja yang diduga baru akan dimakan pemilik rumah. Selain pintu rumah yang terbuka, anehnya juga ada 3 unit motor yang diduga milik pelanggan atau sang pemilik usaha panti pijat tersebut.

Sementara Kepala Satpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, S.Sos mengatakan, Satpol PP akan mengirim surat ke lurah dan camat agar segera dilakukan pemantauan terhadap wilayah tersebut, karena sudah ditemukan 2 panti pijat ilegal yang beroperasi dekat pemukiman. Ia juga berharap agar camat dan lurah bisa turun langsung untuk menindak pelaku usaha ini.

“Karena kami juga akan selalu turun (razia, red) dalam menertibkan panti pijat ilegal ini di setiap kecamatan dan kelurahan di Kota Bengkulu. Untuk kali ini memang baru di Bentiring, dan selanjutnya akan kami pantau juga di tempat-tempat lainnya,” tegas Mitrul. (new)

Berita Lainnya

Dewan Ingatkan Serapan Anggaran OPD

BENGKULU – Memasuki pembahasan KUA-PPAS rancangan APBD 2020, DPRD Kota Bengkulu meminta agar Organisasi Pemerintah ...

error: Content is protected !!