Sabtu , 24 Agustus 2019
Home / Daerah / Bengkulu Selatan / Sehari, Dua Laka Renggut 2 Nyawa

Sehari, Dua Laka Renggut 2 Nyawa

TUNJUKKAN: Kanit Laka Polres BS, Rusman Toni, SH sedang menunjukkan motor yang ditabarak mobil Pikap hingga korban meninggal dunia.

KOTA MANNA – Dalam tempo sehari Minggu (10/2), terjadi dua kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di wilayah hukum Polres Bengkulu Selatan (BS). Pada lakalantas ini mengakibatkan dua nyawa melayang.

Lakalantas pertama, mobil pikap pengangkut batu tabrak motor yang ditumpangi dua remaja asal Desa Gindo Suli Desa Tanjung Tebat Kecamatan Bunga Mas. Kemudian laka kedua juga terjadi di Desa Padang Brunai Bunga Mas.

Lakalantas pertama berawal dari pengemudi mobil pikap yang mengangkut batu BD 9760 BC dikemudikan Febri Aprianto (19) dari arah Kedurang menuju Manna. Ketika tiba di Desa Tanjung Tebat Kecamatan Bunga Mas, diduga sang sopir  gantuk, mobil lalu masuk jalur arah berlawanan.

Saat  bersamaan datang sepeda motor Yamaha Mio BD 4789 BT yang dikendarai Yola Marsela (17) berboncengan dengan sang adek  Febianti (6). Tabrakan tak terelakan, hingga motor terseret sampai 60 meter. Dua kakak beradik tersebut langsung dilarikan ke RSUD Manna. Tapi tidak lama kemudian dirujuk ke RSUD Bengkulu.

Seperti dikatakan Kasat Lantas Polres BS, AKP. Kusman Jaya, SH, MH, melalui Kanit Laka Rusman Toni, SH mengatakan dari kejadian laka itu pengendara motor dan penumpangnya cedera serius.

Yola mengalami luka patah tulang tangan kanan, patah tulang kaki sebelah kiri dan kanan, luka lecet tangan kiri, luka di kepala dan tidak sadarkan diri.  Sedangkan adiknya juga tidak sadarkan diri.

“Saat dibawa ke RSUD M. Yunus Yola sempat dirawat sebentar tetapi sekitar pukul 12.00 WIB (10/2) ia menghembuskan nafas terakhir. Lalu adiknya hingga kini belum sadarkan diri,” terang Toni.

Lanjut Toni, hari Minggu sekitar pukul 20.15 WIB lakalantas kembali terjadi di Bunga Mas. Dimana sepeda motor Vega R yang dikendarai anak dibawa umur inisial Fr (13) tanpa lampu melaju dari arah Kedurang menuju ke arah Manna.

Dalam perjalanan,  menabarak seorang kakek pejalan kaki, Adlis (70). Korban sempat dilarikan ke RSUD Manna. Karena  korban mengalami luka serius di kepala dan tidak sadarkan diri.  “Adlis akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 11.00 (11/2)  di RSUD Manna,” ungkap Toni. (tek)

Berita Lainnya

Demo Tuntut Warga Diperkerjakan, Batal

PINO RAYA – Adanya rencana aksi demo warga desa Tanjung Aur II Kecamatan Pino Raya ...

error: Content is protected !!