Rabu , 24 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Warga Trans Lapindo Usul Desa Definitif

Warga Trans Lapindo Usul Desa Definitif

MUKOMUKO – Masyarakat Transmigrasi Lapindo Desa Lubuk Talang Kecamatan Air Rami tetap ingin pisah dari desa induk. Mereka menginginkan Trans Lapindo menjadi desa definitif. Bukti keseriusan mereka, usulan pemekaran desa sudah disampaikan kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Mukomuko sejak tahun lalu.

‘’Kalau usulan sudah lama disampaikan. Namun sampai sekarang kami belum tahu, apa hasil dari usulan itu. Karena surat permohonan pemekaran desa sampai hari ini masih dalam diproses Pemkab Mukomuko,’’ jelas Asisten I Setdakab Mukomuko, Arif Isnawan, SP.

Bagi Arif, sudah selayaknya wilayah itu mekar jadi desa. Pertimbangannya dengan Trans Lapindo dimekarkan, akan memaksimalkan pelayanan pemerintah dengan masyarakat setempat. Pelayanan pemerintah tentunya lebih cepat dan mudah. Lebih penting lagi untuk pemerataan pembangunan desa.

Desa tersebut mekar dan sudah mendapatkan nomor register dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Otomatis akan dapat Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD).

‘’Kita ketahui bahwa jarak tempuh Trans Lapindo Desa Lubuk Talang hingga mencapai belasan kilometer. Belum lagi terhadap akses jalan menuju lokasi sangat buruk. Wajar jika masyarakat Trans Lapindo meminta agar wilayahnya dapat dijadikan desa sendiri. Supaya pembangunan lebih cepat terealisasi dengan baik,” papar Arif.

Kepala DPMD Mukomuko, Gianto, SH, M.Si, mengatakan bahwa masyarakat Trans Lapindo sudah sangat berharap supaya wilayahnya dapat dimekarkan menjadi desa definitif. Namun ada beberapa kendala upaya pemekaran Trans Lapindo menjadi desa definitif.

Salah satunya jumlah penduduk di Trans Lapindo masih kurang. Sebab sesuai Undang-undang (UU) No. 6 Tahun 2014 tentang desa, untuk wilayah yang akan dimekarkan, minimal memiliki penduduk 250 kepala keluarga (KK).

Tetapi pada intinya jika jumlah penduduk bisa terpenuhi, usulan pemekaran desa di Trans Lapindo itu dapat dilaksanakan dengan cepat. Ini juga untuk efektivitas penyelanggaraan pemerintah desa, dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, dan terpenting lagi untuk meningkatkan daya saing desa,” demikian Gianto.(hue)

Berita Lainnya

Keuntungan Habis untuk Bayar Utang BUMD

MUKOMUKO – Usaha milik salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab Mukomuko, PT. Mukomuko ...

error: Content is protected !!