Sabtu , 21 September 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Dugaan Korupsi ADD dan DD ke Penyidikan

Dugaan Korupsi ADD dan DD ke Penyidikan

CURUP – Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong (RL) akhirnya menuntaskan proses penyelidikan dua dugaan korupsi pengelolaan ADD dan DD tahun 2017. Masing-masing Desa Air Bening Kecamatan Bermani Ulu Raya (BUR) dan Desa Slamet Sudiarjo Kecamatan Bermani Ulu. Ini ditandai dengan telah diterimanya hasil audit investigasi yang dilaksanakan Aparat Pengawas Intern Pemerintah (APIP) pada Inspektorat Daerah (Ipda) Kabupaten RL.

Untuk diketahui, Desa Air Bening nilai ADD TA 2017 mencapai Rp 309.255.600 dan nilai DD TA 2017 mencapai Rp 798.661.300. Sedangkan Desa Slamet Sudiarjo nilai ADD TA 2017 mencapai Rp 300.075.100 dan nilai DD mencapai Rp 767.556.300. Pengusutan kasus dugaan korupsi ini sendiri dilakukan karena adanya laporan dari masyarakat.

Dijelaskan Kajari RL Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Agustian, SH, MH kepada RB kemarin, untuk hasil Audit Investigasi pengelolaan ADD dan DD Desa Air Bening diketahui memang ada potensi kerugian negara. Namun nilainya hanya Rp 16. 369.200 dan sudah dikembalikan langsung oleh pemerintah Desa Air Bening ke kas daerah.

‘’Setelah dilakukan audit investigasi, ternyata ada potensi kerugian negara sebesar enam belas juta lebih. Dan setelah diketahui dari audir investigasi, pemerintah desa langsung mengembalikannya ke kas daerah. Sedangkan untuk administrasi SPj, selain memang lengkap atau tertib, seluruh kegiatan yang ada dalam APDES 2017 seluruhnya dilaksanakan. Jadi kemungkinan itu (potensi kerugian negara, red) hanya ada kelebihan pembayaran, karena secara administrasi SPj seluruhnya lengkap,’’ terang Agustian.

Sedangkan untuk Desa Slamet Sudiarjo, lanjut Agustian, diketahui ada potensi kerugian negara hingga Rp 139.564.885 dan secara administrasi ditemukan banyak masalah, terutama soal SPj. Ditambah lagi ditemukan ada beberapa item pekerjaan yang tidak dilaksanakan alias fiktif. Seperti pelapis tebing, plat dekker serta beberapa item lain yamg memang tidak dikerjakan sama sekali.

‘’Dari hasil penyelidikan, termasuk hasil audit investigasi yang sudah kita terima dari APIP, makanya untuk penyelidikan dugaan penyelewengan ADD dan DD Desa Slamet Sudiarjo kita tingkatkan ke proses penyidikan. Sedangkan untuk Desa Air Bening tidak kita lanjutkan ke proses penyidikan,’’ imbuh Agustian.(dtk)

Berita Lainnya

17 Hektare Lahan Terbakar

CURUP – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong (RL) mencatat sepanjang dua bulan belakangan, ...

error: Content is protected !!