Kamis , 21 Februari 2019
Home / Metropolis / Harus Dapat Pejabat yang Mumpuni

Harus Dapat Pejabat yang Mumpuni

BENGKULU – Sejumlah kalangan mendukung langkah Gubernur Bengkulu merestruktur kabinetnya secara besar-besaran. Dengan cara mengisi 15 jabatan eselon II dengan metoda seleksi terbuka. Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Muharramin mengatakan dalam open bidding pejabat eselon II nanti, gubernur harus mendapatkan pejabat yang memiliki kemampuan yang benar-benar mumpuni.

Sehingga dapat membaca keinginan gubernur dan mengikuti gaya kerjanya. Untuk mewujudkan percepatan pembangunan yang digaungkan gubernur setelah dilantik menjadi Gubernur Bengkulu beberapa waktu lalu. Tentu saja ini harus diikuti dengan mekanisme seleksi yang benar.

“DPRD sebagai mitra kerja semua OPD mempunyai penilaian tersendiri pada pejabat-pejabat eselon II. Terkadang jika si A diangkat menjadi kepala OPD aduh sayang sekali. Padahal kita tahu batas kemampuan pejabat itu sejauh mana,” terang Muharramin.

Sebenarnya, yang menilai para pejabatnya memang eksekutif. Tetapi tidak menutup kemungkinan DPRD memiliki penilaian sendiri terhadap mitra mereka masing-masing. Jadi DPRD, bisa melihat kemampuan masing-masing kepala dinas dalam hal kecakapan dan kemampuan. “Salah satu contohnya dalam penyerapan anggaran, dalam mengambil keputusan, dalam membuat program,” terangnya.

Ini bisa dinilai apakah seseorang pejabat itu memiliki kapasitas atau elektabilitas. Kalau dia memiliki kapsitas pasti punya visi misi, ada keinginan dan program yang incam dan output nya jelas. “Ada kadis yang bisa menciptakan proyek tetapi tidak bisa menciptakan proyek yang pro rakyat,” ujarnya.

DPRD mendukung Pemprov mendapatkan pejabat yang benar-benar mumpuni. Bisa saja gubernur memakai wajah baru untuk mengisi jabatan eselon II tersebut. Ssalkan punya kemampuan. Sebab hal utama yang perlu didapatkan gubernur dari  para pejabat eselon II adalah adalah kemampuan dan wawasan intelektualitas. membuat program infrastruktur yang bisa tercapai.

“Bukan hanya menciptakan saja, tapi bisa mencapai sasaran apa yang diciptakan itu,” terangnya.

Dewan hanya bisa menilai tapi tidak bisa berbuat dalam hal menentukan posisi pejabat eselon II. Dengan pembentukan kabinet baru ini nanti progres pembangunan 2019 harus tidak ada kendala lagi. “Seperti proyek, janji Januari clear sekarang sudah Februari belum juga clear. Alasan kepala dinas in harusnyai tidak ada lagi sebab seluruhnya sudah diiminta gubernur untuk percepatan pembangunan. Artinya tinggal kemampuan OPD yang bersangkutan lagi,” terangnya.

Sementara itu Pemprov Bengkulu sudah membentuk timsel untuk seleksi pejabat eselon II, yang diketuai oleh Sekda Provinsi Bengkulu. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan kalau di awal maret nanti posisi jabatan eselon II yang kosong akan bisa terisi. “Sekarang prosesnya sudah berjalan,” katanya.

Sejumlah jabatan eselon II Pemda Provinsi yang kosong ini cukup strategis. Seperti Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kasat Pol PP, Kepala Biro Hukum dan Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra.

Kemudian Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Kepala Badan Ketahanan Pangan, Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia, Kepala Dinas Pariwisata dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan. (del)

Berita Lainnya

Pinjaman Dana SMI Terancam Batal

BENGKULU – Usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meminjam dana ke PT Sarana Multi Infasrtuktur (SMI) ...