Jumat , 26 April 2019
Home / Pemilu / KPU Bantah Temuan Bawaslu

KPU Bantah Temuan Bawaslu

JAKARTA – Penemuan terkait proses pendistribusian surat suara pemilu di sejumlah daerah seperti Jawa Tengah, Lampung, hingga Banda yang tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku, menjadi sorotan penting Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu). Hal tersebut disampaikan anggota Bawaslu, Afifudin di Jakarta, kemarin (12/2).

Menanggapi hal itu Afifudin mengatakan, pihaknya telah bersurat ke KPU untuk meminta penjelasan terkait pendistribusian surat suara. Namun, sampai investigasi dilakukan, Bawaslu belum menerima balasan.

“Kami kecewa karena hingga saat ini, KPU belum memberikan jawaban yang memuaskan terkait hasil temuan kami,” tuturnya.

Di lain sisi, KPU membantah dan menyatakan bahwa polisi selalu berjaga di setiap pabrik yang memproduksi logistik pemilu, seperti kotak dan surat suara, hingga proses pengirimannya. Komisioner KPU Ilham Saputra menjelaskan, pihaknya sudah bersurat ke Bawaslu sejak dua minggu lalu terkait akses pengawasan produksi hingga pendistribusian logistik.

“Sudah sudah kita buat suratnya. Jadi kemarin Bawaslu sekitar seminggu dua minggu lalu sudah buat surat. Mekanisme pertama dia (Bawaslu) minta mekanisme pengawasan di percetakan, sudah kita berikan aksesnya,” kata Ilham di Kantor KPU, Menteng, Jakarta.

KPU juga menegaskan tak pernah mempersulit akses Bawaslu terkait pengawasan pemilu, salah satunya di tempat percetakan logistik.

“Karena tidak mungkin misalnya ramai-ramai orang datang kita kasih masuk akses. Kan pabrik juga punya ketentuan sendiri, punya peraturan sendiri terkait dengan percetakan logistik ini. Sehingga kita data. Nah, ini kemudian yang dianggap Bawaslu seperti dipersulit, sebetulnya tidak dipersulit, kita hanya mendata saja” papar Ilham.

Ilham mengatakan, jika 20 orang masuk ramai-ramai ke dalam pabrik. Tidak bisa pastikan siapa Bawaslu siapa yang bukan. Tentu saja pendataan ini penting untuk menjadi prosedur. Sekarang tidak ada komplain lagi (dari Bawaslu),” lanjutnya.

Menurutnya, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk pendistribusian surat suara, baik di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota. Ilham memastikan setiap pendistribusian selalu melibatkan pihak keamanan.

“Ketika Bawaslu komplain tidak ada pengawalan, saat ini kita sudah berkoordinasi dengan Polri sudah ada pengawalan, gitu kan. Dan Bawaslu juga sudah kita serahkan kapan jadwal untuk kemudian didistribusikan, kapan selesai surat suara untuk daerah masing-masing,” tutup Ilham.(khf/fin)

Berita Lainnya

Tiga PPK Lanjut Pleno Hari Ini

ARGA MAKMUR – Sebanyak tiga PPK diperkirakan masih akan melanjutkan pleno rekepitulasi suara hari ini. ...

error: Content is protected !!