Kamis , 21 Februari 2019
Home / Metropolis / Kuota Petugas Haji Belum Jelas

Kuota Petugas Haji Belum Jelas

SOSIALISASI: CJH Kota Bengkulu yang mendapat giliran berangkat ibadah haji ke Tanah Suci tahun ini, sedang mengikuti sosialisasi kesehatan di Masjid Akbar At Taqwa, Selasa (12/2).

BENGKULU – Kuota petugas haji untuk Provinsi Bengkulu sampai saat ini belum jelas. Pemprov Bengkulu saat ini masih menunggu surat resmi dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Biasanya kuota tersebut turun bersamaan dengan surat pemberitahuan untuk Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Nantinya, petugas haji baik Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) maupun Tim Pembimbing Ibadah Haji (TPIH) akan diseleksi.

“Kuota petugas haji ditetapkan Menteri Agama. Kita masih menunggu, biasanya turun berbarengan dengan pemberitahuan BPIH,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Drs. H. Bustasar MS, M.Pd melalui Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Drs. H. Ramlan, M.HI.

Tahun lalu, terang Ramlan, kuota TPHD untuk Provinsi Bengkulu sebanyak 11 orang dari Kemenag RI. Meliputi 3 kategori, yaitu pelayanan umum, ibadah dan pelayanan kesehatan. Untuk petugas TPHD provinsi  akan diseleksi langsung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov), sementara seleksi petugas TPIH dilakukan oleh Kemenag.

“Untuk kuota keberangkatan haji reguler Provinsi Bengkulu masih 1.641 orang. Sampai sekarang belum ada penambahan, masih berdasarkan kuota lama,” jelasnya.

Siapkan Kesehatan

Sementara itu, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bengkulu, Ramadan Subhi, SE, MM mengatakan, sampai saat ini kuota petugas haji belum turun. Untuk ditunjuk menjadi petugas haji, maka harus mengikuti dan lulus seleksi. “Kalau untuk petugas TPHI dan TPIH seleksinya langsung oleh Kemenag. Kuota petugas haji ini kuota khusus di luar kuota jemaah,” kata Ramadan.

Sementara itu menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, CJH Kota Bengkulu kemarin (12/2) mengikuti sosialisasi kesehatan di Masjid Akbar At Taqwa. Tujuannya agar para CJH ini sejak awal bisa mempersiapkan fisik dan menjaga kesehatan dengan olahraga teratur dan mengkonsumsi makanan sehat, sayur serta buah. Juga agar bisa mendeteksi sejak awal masalah kesehatannya.

Sehingga pada saat keberangkatan dan selama mengikuti ibadah haji, para CJH dalam kondisi sehat. “Peserta sosialisasi adalah CJH yang berangkat tahun ini untuk persiapan keberangkatan. Supaya CJH bisa mempersiapkan fisik dan menjaga kesehatannya, dan siap menjalankan ibadah haji nantinya,” demikian Ramadan. (key)

Berita Lainnya

Pinjaman Dana SMI Terancam Batal

BENGKULU – Usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meminjam dana ke PT Sarana Multi Infasrtuktur (SMI) ...