Rabu , 24 April 2019
Home / Metropolis / Standarisasi Nilai Kelulusan PPG Belum Jelas

Standarisasi Nilai Kelulusan PPG Belum Jelas

BENGKULU – Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan angkatan 1 tahun 2019 sudah dimulai. Untuk di Kota Bengkulu tercatat ada 15 guru TK hingga SMP yang berasal dari sekolah negeri maupun swasta terdaftar sebagai peserta PPG. Ke-15 guru ini sudah memulai tahapan pertama PPG, yaitu daring (belajar dalam jaringan atau online, red).

Operator Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, Yendi, A.Md mengatakan, tahun ini belum diketahui berapa standar kelulusan PPG yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Apakah sama dengan tahun lalu atau tidak, juga belum jelas.

Namun sebagai gambaran, ia menyebutkan untuk tahun 2018 lalu, standar kelulusan PPG dengan nilai 8,0. Dengan standar nilai tersebut, banyak guru peserta PPG di Bengkulu tak lulus PPG. “Tahun lalu se Provinsi Bengkulu ini ada 139 guru tak lulus PPG dengan standar kelulusan 8,0, dan khusus Kota Bengkulu ada sekitar 84 orang,” kata Yendi.

Lanjut Yendi, pelaksanaan PPG dalam jabatan angkatan I tahun 2019 ini sudah memasuki tahapan daring atau belajar online untuk pemahaman materi. Peserta belajar dan mengerjakan tugas secara online melalui aplikasi, mulai 21 Januari lalu hingga 28 Februari. Selanjutnya lapor diri pada 4-5 Maret, orientasi pada 6 Maret.

Lalu peserta mengikuti workshop, 7 Maret-11 April di kampun yang sudah ditentukan yaitu UPI dan Unib. Dilanjutkan Program Praktek Lapangan (PPL) selama 15 April-4 Mei, dan Uji Kompetensi Mahasiswa  Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) diagendakan April-Mei.

“Standar kelulusan 8,0 itu merupakan nilai secara kumulatif peserta PPG mulai dari tahapan daring hingga UKMPPG. Bagi peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat pendidik. Salah satu syarat untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG),” bebernya.

Sementara, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dikbud Kota Bengkulu Minarni, S.Pd, menambahkan dari total 4.095 guru/pengawas  yang terdata di Dikbud Kota Bengkulu, 2.063 belum menerima TPG karena belum mengantongi sertifikat pendidik sebagai salah satu syarat untuk mengajukan TPG. Diantaranya terdapat guru PNS berjumlah 370 orang. Sedangkan 1.693 lagi merupakan guru non PNS.

“Asal syarat wajib lainnya yaitu 24 jam mengajar dalam 1 minggu terpenuhi, sudah memiliki sertifikat pendidik maka bisa mendapat TPG,” demikian Minarni. (key)

Berita Lainnya

Pemprov Kaji Peluang Rekrut CPNS dan PPK

BENGKULU – Pemprov Bengkulu mengkaji kemungkinan untuk merekrut calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2019 ...

error: Content is protected !!