Jumat , 19 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Tiga KM Jaringan Irigasi Tersier Rusak

Tiga KM Jaringan Irigasi Tersier Rusak

MUKOMUKO – Miris, daerah yang memiliki bendungan terbesar di Provinsi Bengkulu ternyata masih ada jaringan irigasinya yang rusak. Terlebih lagi ini jaringan irigasi tersier. Kondisi jaringan irigasi ini harusnya bagus, karena yang berfungsi menyalurkan air langsung ke areal persawahan petani.

Data Dinas Pertanian (Distan) Mukomuko diperkirakan lebih dari 3 kilometer (KM) panjang jaringan irigasi tersier rusak. Kabid Sarana dan Prasarana Distan Mukomuko Ali Mukhibin, S.Hut mengklaim telah mengajukan anggaran untuk perbaikan. Namun hanya ada anggaran Rp 700 juta untuk menangani jaringan irigasi tersier sepanjang 700 meter. “Memang benar, anggaran yang disediakan sekarang ini hanya sebesar itu. Paling hanya untuk perbaikan jaringan tersier sepanjang 700 meter,” kata Ali.

Dengan pagu anggaran itu sekitar 2,3 kilometer jaringan irigasi tersier yang rusak, belum akan dapat ditangani tahun ini. Meski begitu, jaringan irigasi tersier yang rusak dan belum dapat ditangani dalam APBD murni Distan Mukomuko bakal mengajukan anggaran perbaikan pada APBD perubahan. “Kami khawatir jaringan itu tidak bisa dimanfaatkan lagi oleh masyarakat tani, kalau tidak secepatnya ditangani. Sebab rata-rata kondisi fisik jaringan irigasi tersier yang ada sekarang, masih tanah merah,” jelasnya.

Dengan kondisi masih tanah merah sangat rentan dengan jebol dan longsor. “Itulah sebabnya, perlu kita tangani segera supaya air yang mengalir ke sawah petani dapat lancar,” imbuhnya.

Selain itu, sekarang ini juga masih ada ratusan hektare sawah masyarakat belum ada bangunan irigasi. Patut jadi perhatian untuk dibangun, khusus lahan sawah baru, yang masih banyak belum ada jaringan irigasi. “Tapi informasinya, lahan sawah yang belum ada jaringan irigasi dan tidak ada anggaran pembangunan dari APBD tahun ini Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) VII Bengkulu, siap untuk membangunnya,” tutup Ali.(hue)

Berita Lainnya

Renovasi Ruang Paripurna Habiskan Rp 1.8 Miliar

MUKOMUKO –Gagal terwujud tahun 2018, akhirnya kegiatan renovasi interior ruang rapat paripurna DPRD Mukomuko, kembali ...

error: Content is protected !!