Sabtu , 20 April 2019
Home / Metropolis / 104 Guru Honorer Tersingkir

104 Guru Honorer Tersingkir

KOORDINASI: Salah seorang guru honorer saat berkoordinasi dengan operator Dikbud Kota Bengkulu terkait pengajuan NUPTK.

BENGKULU – Berdasarkan hasil verifikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Bengkulu, 332 guru honorer akhirnya bisa mendapatkan Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas (kadis) untuk pengajuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Sementara 104 guru honorer lainnya tersingkir karena tidak lulus verifikasi lantaran belum memenuhi syarat.

“Yang lain itu belum lulusan sarjana S1, dan masa mengajar belum 5 tahun. Sehingga tidak bisa diproses untuk pengajuan NUPTK,” kata operator Dinas Dikbud Kota Bengkulu Yendi, A.Md, kepada RB kemarin. Untuk diketahui, NUPTK ini sangat penting, karena merupakan salah satu syarat untuk bisa mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) agar bisa mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Di Kota Bengkulu sendiri ada 530 guru honorer yang mengajar di sekolah negeri. Meliputi 426 guru honor di SDN, dan 104 guru SMPN dalam Kota Bengkulu. Namun dari hasil verifikasi tersebut tidak semuanya honorer ini bisa mengajukan NUPTK karena gagal mendapatkan SK kadis sebagai syarat untuk pengajuan NUPTK. “Tuntas verifikasi, tinggal proses pembuatan SK kadis lagi. Dalam minggu ini, mudah-mudahan keluar,” terang Yendi.

Ia menambahkan belum ada batas akhir untuk pengajuan NUPTK. Bagi guru yang berminat, cukup menyampaikan persyaratan meliputi pasfoto 4×6, maksimal 1 MB (masukan pada menu pengelolaan-perbaikan foto). Selanjutnya, scan SK pengangkatan pertama dan terakhir dari kadis untuk GTT di sekolah negeri, ketua yayasan bagi guru tetap yayasan, scan surat penugasan dari kepsek 3 tahun terakhir (2017, 2018, 2019) file syarat SK pengangkatan dan surat penugasan kepsek dijadikan 1 file format PDF.

“Juga syarat lainnya scan KTP, scan ijazah SD, SMP, SMA, S1. Scan dokumen asli bukan fotocopy atau legalisir. Kemudian diupload pada vervalptk.data.kemdikbud.go.id,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Dikbud Kota Bengkulu Minarni, S.Pd mengatakan, ratusan guru honorer yang lulus verifikasi itu, berkasnya akan diprose secara kolektif. “Kadis masih dinas luar. Sekarang ini masih diverifikasi dulu oleh operator, dan tentunya yang mendapatkan SK itu yang memenuhi syarat,” ujar Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Dikbud Kota Bengkulu Minarni, S.Pd.

Sejauh ini, terangnya, sudah sekitar 400-an guru honorer di sekolah swasta sudah mengajukan NUPTK. Sedangkan guru honorer di sekolah negeri baru bisa mengajukan setelah mendapat SK kadis. Pengajuan NUPTK terbuka bagi guru honor yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta.(key)

Berita Lainnya

Blanko E-KTP Kosong, Dukcapil Andalkan Suket

BENGKULU –  Ketersediaan blangko e-KTP (KTP elektronik) di Kota Bengkulu kembali mengalami kekosongan. Kekosongan blangko ...

error: Content is protected !!