Minggu , 22 September 2019
Home / Pemilu / 2.049 Caleg Tolak Publikasikan Riwayat Hidup

2.049 Caleg Tolak Publikasikan Riwayat Hidup

JAKARTA – Tidak semua calon anggota legislatif (caleg) bersedia diketahui latar belakang dan riwayat hidupnya. KPU bahkan terkesan tidak berkutik dengan sikap semacam itu. Di website resmi penyelenggara pemilu tersebut, lebih dari 2.000 caleg tidak bersedia diketahui riwayat hidupnya.

”Ada 2.049 (caleg DPR RI, Red) yang tidak mau dipublikasikan,” terang Komisioner KPU Ilham Saputra saat ditemui di gedung KPU.

Menurut Ilham, data riwayat hidup caleg hanya bisa dipublikasikan bila yang bersangkutan bersedia. Itu pun KPU hanya akan menampilkan data yang umum. Data yang sifatnya sangat pribadi, misalnya riwayat kesehatan dan hal lain yang menyangkut privasi, akan tetap dirahasiakan. Karena masuk kategori informasi yang dikecualikan oleh UU Keterbukaan Informasi Publik.

Karena itu, KPU akhirnya memutuskan untuk mengumumkan sekalian mereka yang tidak bersedia datanya dipublikasikan. Salah satu yang sudah dilakukan adalah menampilkan keengganan para caleg tersebut di website. Untuk caleg yang tidak mau datanya dipublikasikan, tampilan halamannya akan kosong. Hanya ada satu kalimat berukuran cukup besar yang terpampang di layar, ”Calon yang bersangkutan tidak bersedia memublikasikan data riwayat hidup”.

Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menyatakan, sejumlah partai memang tergolong pelit untuk memublikasikan riwayat hidup calegnya. ”Ini akan membuat pemilih kesulitan mengenali profil, memantau rekam jejak, dan mengetahui program tap-tiap caleg,” ujar dia.

Pihaknya mendorong partai agar mau terbuka kepada publik. Supaya pemilih tidak seperti membeli kucing dalam karung. ”Kami juga mendorong KPU merumuskan data mana saja yang perlu dibuka dan relevan dengan kebutuhan pemilih,” tambahnya. Itu akan mendorong partisipasi publik sehingga pemilih makin melek tentang siapa sosok yang pantas untuk mewakili mereka di parlemen.(byu/c9/fat)

Berita Lainnya

Wapada Adu Domba

PELABAI – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020, Bupati Lebong, H. Rosjonsyah, S.IP, ...

error: Content is protected !!