Senin , 27 Mei 2019
Home / Breaking News / Antisipasi Tagihan Macet, Bank Bengkulu Gandeng Kejaksaan

Antisipasi Tagihan Macet, Bank Bengkulu Gandeng Kejaksaan

TEKEN MOU: Dirut Bank Bengkulu H. Agusalim dan Kajati Bengkulu Amandra Syah Arwan usai menandatangani kesepakatan bersama tentang penanganan permasalahan hukum bidang perdata dan tata usah, Rabu (13/2) di aula lantai 7 Graha Bank Bengkulu. (foto : yunike/rb)

BENGKULU – Bank Bengkulu menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Kejaksaan Tinggi Bengkulu dalam penanganan permasalahan hukum bidang perdata dan tata usaha negara (Tun).  Rabu (13/2), digelar penandatangan kesepakatan bersama antara Dirut Bank Bengkulu H. Agusalim dengan Kajati Bengkulu Amandra Syah Arwan.

“Insya Allah kerjasama ini bisa berjalan dengan baik. Permasalahan yang ada bisa ditangani oleh jaksa sebagai pengacara negara. Sehingga bisa menjadi solusi untuk operasional Bank Bengkulu,” kata Agusalim.

Dengan adanya kerjasama dengan Kejati Bengkulu ini, permasalahan yang bisa saja ditemui dalam operasional Bank Bengkulu baik melibatkan hubungan hukum dengan pihak pebisnis atau pihak lainnya, terang Agusalim, bisa dikuasakan ke jaksa selaku pengacara negara untuk penyelesaiannya. Penyelesaiannya bisa saja dengan pengembalian berupa uang atau lainnya.

“Permasalahan ada tadi sudah disinggung di sambutan pak kajati. Bahwa kita ada ganti kelebihan, ganti rugi yang dilakukan kontraktor itu bisa ditangani,” beber Agusalim ditemui usai acara. “Juga ada kredit-kredit bermasalah yang kita kesulitan melakukan penagihannya, nanti kita bisa meminta bantuan kejati untuk memprosesnya,” sambung Agusalim.

Dalam penyelesaian masalah hukum perdata dan tata usaha negara, meliputi pemberian bantuan hukum, pemberian pertimbangan hukum, maupun tindakan hukum lainnya, Kajati menyatakan siap memberikan bantuan kepada Bank Bengkulu hukum melalui Bidang Datun di Kejati Bengkulu. “Ada sekitar 15 JPN (Jaksa Pengacara Negara) khusus di Datun yang nantinya siap memberikan bantuan penyelesaian hukum perdata dan tata usaha negara,” kata kajati.

Harapan Kajati, dengan adanya penandatangan kesepakatan bersama antara Bank Bengkulu dengan Kejati Bengkulu tentang penanganan permasalahan hukum bidang perdata dan TUN semakin meningkatkan sinergitas antara kejati dengan bank bengkulu terkait masalah keperdataan dan ketatausahaan. (key)

Berita Lainnya

Grup Astra Bengkulu Gelar Pasar Murah Astra 2019

BENGKULU– Grup Astra Bengkulu yang terdiri dari tujuh anak perusahaan Astra di wilayah Bengkulu (Astra ...

error: Content is protected !!