Sabtu , 20 April 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Kesadaran 3M Masih Rendah

Kesadaran 3M Masih Rendah

CURUP – Cukup tingginya temuan dan laporan kasus Demam Berdarah dengue (DBD) selama Januari 2019 lalu di Kabupaten Rejang Lebong (RL), disebabkan banyak faktor. Selain cuaca, juga lantaran masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pola Menguras, Menutup dan Mengubur (3M) Plus.

Padahal pola 3M, terutama di musim penghujan menjadi salah satu cara yang ampuh dalam Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dilingkungan rumah mereka. Karena kalau mengandalkan fogging ketika ada temuan kasus DBD, tidak selalu efektif. Sepertinya yang disampaikan Plt. Kadis Kesehatan RL Syamsir, S.KM, MM didampingi Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eni Sri Wahyuni kepada RB.

Dijelaskan Syamsir, 3M yang dimaksud adalah, menguras yaitu membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum,

penampung air lemari es dan lain-lain. Kemudian Menutup, yaitu menutup rapat tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren

air dan bak mandi.

Sedangkan Mengubur, sambung Syamsir, yaitu mengubur sampah atau barang bekas yang ada di rumah. Atau memanfaatkan kembali dengan cara mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD. ‘’Jadi sekali lagi, fogging yang dilakukan memang tidak sepenuhnya efektif. Paling efektif adalah mengurangi potensi atau melakukan PSN,’’ sambung Syamsir.

Ditambahkan Syamsir, kalau upaya pencegahan yang dilakukan selama ini terus digencarkan. Tidak hanya melakukan fogging saat mendapatkan laporan adanya kasus DBD, sosialisasi dan penyuluhan PSN melalui puskesmas dan petugas kesehatan terus dilakukan. Terutama sosialisasi dan penyluhan melalui kader kesehatan yang sudah tersebar diseluruh pelosok desa/kelurahan Sekabupaten RL.

‘’Upaya lain, kita sudah mulai melakukan kegiatan kebersihan lingkungan rutin satu minggu sekali diseluruh wilayah desa kelurahan. Dan ini kita koordinasikan antara Dinkes, Puskesmas bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa maupun pemerintah kelurahan. Agar bisa semakin meningkatkan PSN yang bermuara pada menekan angka serangka DBD di Kabupaten RL,’’ demikian Syamsir.(dtk)

Berita Lainnya

Insentif Dokter Belum Dibayar, Termasuk Uang BPJS

CURUP – Meskipun sudah memasuki pertengah April 2019 atau sudah menjelang akhir Catur Wulan Pertama ...

error: Content is protected !!