Jumat , 20 September 2019
Home / Daerah / Curup Pos / Penyidikan Korupsi ADD dan DD

Penyidikan Korupsi ADD dan DD

CURUP – Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rejang Lebong (RL) sudah meningkatkan penyelidikan dugaan penyelewengan anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan anggaran Dana Desa (DD) tahun anggaran (TA) 2017 di Desa Slamet Siduarjo Kecamatan Bermani Ulu (BU). Dengan dimulainya penyidikan, maka penyidik segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan saksi.

Diungkapkan Kajari RL Edi Utama, SH, MH melalui Kasi Pidsus Agustian, SH, MH kepada RB, mereka akan menyiapkan dulu jadwal pemanggilan saksi. Dimana sudah ada 23 orang saksi yang disiapkan untuk dipanggil dan dilakukan pemeriksaan atau akan dimintai keterangan terkait pelaksanaan ADD dan DD TA 2017 di Desa Slamet Siduarjo. ‘’Jumlah saksi masih berkemungkinan bertambah nantinya seiring proses penyidikan yang mulai kita lakukan,’’ terang Agustian yang sebelumnya merupakan Jaksa Tipikor Kejati Bengkulu ini.

Saksi-saksi, sambung Agustian, yang nantinya akan dimintai keterangan diantaranya perangkat desa, termasuk mereka yang terlibat dan mengetahui proses pelaksanaan berbagai kegiatan ADD dan DD Slamet Sudiarjo. Termasuk pejabat di lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten RL dan pejabat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten RL.

‘’Saksi ahli sudah termasuk dalam 23 orang saksi tersebut dan akan kita jadwalkan juga pemeriksaannya. Tapi tetap saja, untuk jumlah saksi ini bisa bertambah nantinya sesuai kebutuhan dalam perkembangan proses penyidikan yang kita lakukan nantinya,’’ demikian Agustian.

Sekadar diketahui, sebelumnya Kejari RL melakukan penyelidikan dugaan penyelewangan ADD dan DD untuk dua desa, Desa Air Bening Kecamatan BUR dan Desa Slamet Siduarjo Kecamatan BU. Namun hanya ADD dan DD Slamet Siduarjo yang proses hukumnya ditingkatkan ke proses penyidikan. Dimana hasil penyelidikan dan audit investigasi yang dilakukan dari nilai ADD TA 2017 sebesar Rp 300.075.100 dan nilai DD sebesar Rp 767.556.300, ada potensi kerugian negara yang mencapai Rp 139.564.885.(dtk)

Berita Lainnya

17 Hektare Lahan Terbakar

CURUP – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Rejang Lebong (RL) mencatat sepanjang dua bulan belakangan, ...

error: Content is protected !!