Sabtu , 23 Februari 2019
Home / Daerah / Kaur / Petani Keluhkan Kualitas Bibit Bantuan

Petani Keluhkan Kualitas Bibit Bantuan

KOTA BINTUHAN – Musim tanam padi awal tahun 2019 ini cukup mengecewakan bagi para petani di Kaur. Selain hasil yang tidak maksimal karena padi yang dipanen banyak yang hampa, para petani di Tanjung Betung I juga  mengeluhkan bibit padi yang diberikan pemerintah ke petani kualitasnya tidak bagus.

Keluhan itu disampaikan Salah satunya dikeluhkan oleh petani hamparan di Desa Tanjung Betung I Kecamatan Kaur Utara. Tepatnya kelompok tani Betung Raya, yang sangat kecewa dengan bibit yang diberikan pemerintah. Bahkan merek bibit padi yang diberikan bermerek bibit padi serang dengan kualitas cukup bagus.

Petani kecewa karena padi yang ditanam secara serentak diharapkan juga tumbuh dan panen secara serentak dalam satu hamparan. Namun di lapangan ada padi yang mau tumbuh buah, ada yang sudah berbuah dan ada juga yang sudah siap panen. Serta ada yang belum berbuah sama sekali padahal di hamparan yang sama.

“Kami petani sangat kecewa dengan bibit yang diberikan tahun ini karena kualitasnya sangat jelek. Dan akibatnya panen padi kami tahun terancam gagal, pasalnya pertumbuhan padi yang tidak merata dalam satu hamparan. Seharusnya dinas pertanian Kaur dapat melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum bibit disalurkan,” kata anggota kelompok tani Betung Raya Yensi kepada RB.

Terpisah Kepala Dinas Pertanian Nasrul Rahman, S.Hut, M.Si mengatakan kalau bibit tersebut adalah bantuan dari pemerintah pusat. Pihaknya  hanya menyalurkan saja karena sebelumnya bibit yang diberikan selalu bagus dan membantu petani. Terkait bibit tahun ini dinilai jelek pihaknya akan turun ke lapangan.

“Kalau infonya jelek akan kita turunkan tim ke lapangan, memang bibitnya jelek atau ada faktor lain kita tidak tahu. Jadi kita akan pastikan dulu itu benar bibit bantuan atau bukan nantinya,” singkat Nasrul Rahman. (cik)

Berita Lainnya

38 THL TBPP Dispertan Terancam Gagal Ikut P3K

KOTA BINTUHAN – Pelaksanaan tes P3K untuk guru, penyuluh pertanian dan bidang kesehatan akan dilaksanakan ...