Sabtu , 20 April 2019
Home / Daerah / Mukomuko / Talang Baru Masuk Objek Wisata Baru

Talang Baru Masuk Objek Wisata Baru

MUKOMUKO – Desa Talang Baru Kecamatan Malin Deman bisa menjadi desa Objek Wisata baru. Ini setelah ditemukan tumbuh bunga Rafflesia. Terlebih lagi, tumbuhnya masih di dekat pinggiran persawahan. Dengan adanya tumbuhan itu cukup menjanjikan Desa tersebut bakal masuk dijadikan salah satu potensi objek wisata baru di Kabupaten Mukomuko.

Tentunya, kata Yulia, untuk pengembangannya bisa dilakukan serta dikelola langsung oleh desa. Salahsatunya yakni diserahkan pengelolaannya ke Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Maka dalam pengembangannya akan ada Pendapatan Asli Desa (PADes) yang dihasilkan.

‘’Sangat potensial Desa Talang Baru untuk dijadikan objek wisata. Karena biasanya jika sudah tumbuh sekali, bunga Raflesia bakal tumbuh lagi tidak jauh dari lokasi tumbuh pertama,” kata Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Mukomuko, Yulia Reni, S.Si.

Namun sebelum pengelolaan dan pengembangan dilakukan, Disparpora terlebih dahulu akan mendatangkan tenaga ahli, untuk mengkaji jenis bunga Raflesia yang tumbuh di wilayah tersebut. Agar nantinya tidak ada kekeliruan dalam pemberian nama. Juga untuk pencerdasan ke masyarakat.

“Koordinasinya ke ahli sudah kita lakukan. Tapi tim ahli yang kita undang dari Universitas Bengkulu itu akan datang, ketika bunga Rafflesia kembali mekar,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Reni untuk pengembangan wilayah tersebut dijadikan sebagai objek wisata OPDnya juga akan minta saran dan masukan dari tenaga ahli. Seperti, apakah sudah pasti bunga itu jenis Rafflesia atau lainnya, lokasi yang harus disampaikan kalau benar-benar akan dikembangkan sebagai objek wisata dan hal-hal teknis lainnya.

Pihaknya menyampaikan kepada desa setempat, selain menjaga bunga tersebut agar tidak rusak dan lainnya. Termasuk dalam pengembangan seperti untuk membangun akses jalan dan lainnya supaya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

‘’Dana desa melalui BUMDes bisa digunakan untuk membangun akses jalan dan lainnya di desa itu. Tepatnya pada area yang bakal dilakukan pengembangan objek wisata. Jadi ini ramai, bisa menjadi salahsatu sumber PADes,” tutup Reni.(hue)

Berita Lainnya

Renovasi Ruang Paripurna Habiskan Rp 1.8 Miliar

MUKOMUKO –Gagal terwujud tahun 2018, akhirnya kegiatan renovasi interior ruang rapat paripurna DPRD Mukomuko, kembali ...

error: Content is protected !!