Jumat , 15 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Pembalakan Hutan Lindung Masih Marak

Pembalakan Hutan Lindung Masih Marak

BENTENG – Dugaan pembalakan kayu dari areal Hutan Lindung (HL) di kawasan hulu sungai Desa Rindu Hati semakin menguat. Hal ini berdasarkan temuan langsung di lapangan oleh Kades Rindu Hati, Sutan Muklis, SH saat menyisiri aliran sungai hingga ke kawasan cagar budaya yang berada di lokasi HL.

“Saya mendapati potongan kayu yang sudah dibentuk menjadi balok,” jelas Sutan, kemarin (17/2).

Sampai saat ini, kayu-kayu tersebut terdapat di beberapa titik, tidak ada sama sekali pihak yang mengambilnya. Namun, Sutan berani memastikan kayu temuan yang masuk dalam golongan bagus seperti jenis tenam memang kayu yang ada di kawasan HL.

Untuk itu, Sutan berharap pemerintah dan pihak terkait lainnya gencar untuk melakukan pemantauan langsung di lapangan. Karena, dikhawatirkan kawasan hulu sungai semakin gundul dan kurangnya daerah peresapan air. “Jika sudah demikian, maka bisa membahayakan ketika musim hujan,” ujarnya.

Sutan juga menduga ada keterlibatan beberapa pihak lain. Namun, Sutan enggan menjelaskan secara rinci, karena berharap temuan kayu yang ada merupakan bukti nyata untuk bisa melakukan tindakan, misalnya razia gabungan bersama.

“Kecurigaan muncul ketika mendengar raungan suara mesin berada di kawasan hutan lindung. Setelah ditelusuri, ternyata memang ada beberapa pohon yang telah ditebang dan dijadikan balok siap angkut,” terangnya.

Dari beberapa keterangan yang berhasil dihimpun, kayu-kayu tersebut diduga untuk mengisi pemesanan orang dari luar Bengkulu Tengah (Benteng). Karena, diakui Sutan ada pihak yang masih dirahasiakan namanya, memang mengajukan untuk pembuatan surat sekaligus izin membawa kayu yang ditemukannya.

“Kuat dugaan, pihak tersebutlah yang melakukan penebangan kayu di HL karena memang desa terdekat dan berbatasan langsung dengan HL adalah Desa Rindu Hati,” tutupnya. (vla)

Berita Lainnya

Masa Sanggah Hasil Pilkades, Seminggu

BENTENG – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di 46 desa se Kabupaten Bengkulu Tengah berjalan sukses. ...

error: Content is protected !!