Jumat , 22 November 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / TPI Belum Maksimal

TPI Belum Maksimal

BENTENG – Pendirian Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang berada di Kecamatan Pondok Kelapa sekitar 4 tahun lalu, dinilai belum diberdayakan secara maksimal. Karena, beberapa pedagang ikan tradisional masih memilih berjualan di tepi jalan yang mudah dijangkau pembeli dengan kendaraan.

“Bahkan ada pembeli yang tidak turun dari kendaraannya,” terang Jumadi, pedagang ikan di Pondok Kelapa, kemarin (17/2).

Diakui Jumadi, hasil yang diperoleh juga dinilai lebih maksimal daripada menunggu dan berjualan di TPI. Menurutnya faktor mudah dijangkau membuat pembeli lebih banyak datang. “Hasilnya pun lebih dirasakan pedagang ikan,” katanya.

Jumadi mengakui, sebenarnya untuk penjualan memang lebih baik di TPI. Namun, karena yang diharapkan adalah hasil, maka pihaknya harus berjualan di lokasi atau tempat yang mudah dijangkau. “Mayoritas kami semua berjualan terpisah di tepi jalan,” jelasnya.

Kabid Perikanan Dinas Kelautan dan Ketahanan Pangan (KKP) Bengkulu Tengah (Benteng), Darwin Chaniago, S.Sos menjelaskan, pihaknya telah berupaya agar TPI tersebut bisa dimanfaatkan oleh pedagang. Karena, tujuan berdirinya TPI untuk menjadi pusat penjualan ikan nelayan tradisional di Benteng.

Memang, kawasan pelabuhan di Sungai Limau juga menjadi pusat pelelangan ikan secara langsung, sehingga TPI yang ada di tepi jalur lintas akhirnya menjadi sepi dari pedagang dan juga berimbas sepinya para pengunjung. “Kami akan menyosialisasikan kembali supaya bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Darwin. (vla)

Berita Lainnya

Gugatan Pilkades Air Sebakul Ditolak

BENTENG – Gugatan hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Air Sebakul, Kecamatan Talang Empat diputuskan panitia ...