Senin , 17 Juni 2019
Home / Metropolis / Air Mancur Menari di Tapak Paderi

Air Mancur Menari di Tapak Paderi

ESKPOSE: Wakil Walikota (Wawali) Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM didampingi Kepala Bapelitbang Kota Riduan melakukan ekspose pembangunan kawasan wisata Kota Bengkulu di Kementerian PU.

BENGKULU – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu membangun kawasan wisata Tapak Paderi dan kawasan Pantai Pasar Bengkulu akan segera terwujud. Pasalnya kemarin (20/2), Wakil Walikota (Wawali) Bengkulu, Dedy Wahyudi, SE, MM didampingi Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bengkulu, Drs. Riduan, MSi sudah melakukan ekspose pembangunan di Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jakarta.

Dalam ekspose tersebut, disampaikan Riduan, pihak Kementerian PU menyambut positif usulan proposal pembangunan taman wisata tersebut khususnya taman wisata kawasan Tapak Paderi dan Pantai Pasar Bengkulu. Ia menyebutkan rencana pembangunan itu diharapkan tahun 2020 mendatang akan dimulai.

“Setelah kita ekspose mereka menyambut baik dan tertarik dengan konsep kita. Apalagi kawasan tapak paderi itu nanti akan dijadikan taman air mancur menari beragam lampu warna warni yang beda terlihat beda dengan wisata lainnya,” terang Riduan.

Dikatakan Riduan, setelah ini pihaknya akan mengkaji kembali terkait hitungan biaya pemeliharaan dalam pembangunan wisata tersebut. Sebab menurut pihak kementerian pembangunan memang gampang dilakukan, namun untuk pemeliharaan dan perawatan kawasan tersebut nantinya sulit dilakukan.

“Apalagi seperti taman wisata air mancur menari itu perawatannya sangat mahal. Contohnya saja seperti di daerah Purwakerta itu saja mereka menerapkan sabtu minggu saja untuk mengaktifkan wisata air mancur menari. Karena ada biaya listrik yang besar, serta pengawasannya juga harus ketat. Makanya pihak kementerian meminta kita agar menyampaikan usulan kajian hitungan pemeliharaan tersebut,” paparnya.

Dalam pemaparan konsep pembangunan wisata tersebut, lanjut Riduan. secara hitungan dana membutuhkan anggaran dengan rincian bangun tapak paderi sekitar Rp 19,8 miliar. Sedangkan untuk pengembangan wisata di kawasan Pasar Bengkulu itu membutuhkan dana Rp 7,8 miliar.

“Karena tujuan pembangunan taman di kawasan Tapak Paderi tersebut untuk menjadikan ikon wisata Kota Bengkulu. Dengan harapan wisatawan lokal domestik ataupun macanegara akan berkunjung. Sehingga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” paparnya.

Sementara itu Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Indra Sukma mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh terkait rencana pembangunan kawasan wisata tapak paderi tersebut agar dikelola lebih baik lagi.  “Karena yang jelas memang kondisi tempatnya yang strategis bila dikelola dengan baik, sehingga menghasilkan PAD yang bagus buat daerah ini. Maka dari itu jika rencana itu memang benar-benar jadi. Sebaiknya pemkot menyampaikan konsepnya seperti apa, agar dilakukan pembahasan lebih dalam,” terangnya.(new)

Berita Lainnya

Warga Tagih Janji Pengerukan di Pintu Air

BENGKULU – Warga RT 1 Kelurahan Tanjung Agung menagih janji pengelola pintu air II Tanjung ...

error: Content is protected !!