Sabtu , 21 September 2019
Home / Metropolis / Jelang Mutasi, Pemkot Cek Masa Lalu Pejabat

Jelang Mutasi, Pemkot Cek Masa Lalu Pejabat

BENGKULU – Para pejabat di lingkungan Pemkot Bengkulu yang memiliki masa lalu suram atau attitude yang jelek dalam pekerjaannya, nampaknya bakal harap-harap cemas bila ingin menduduki jabatan tertentu.

Penyebabnya, Pemkot Bengkulu membentuk tim penilai kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Bengkulu. Mereka dibagi 3 kelompok dengan diketuai langusung para asisten beranggotakan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) dan Inspektorat Kota Bengkulu, tim ini akan melakukan penelusuran rekam jejak pejabat.

Kepala BKPP Kota Bengkulu Drs. Bujang HR, MM melalui Kabid Pengembangan, Data, dan Pembinaan Aparatur Ali Martoni, mengatakan pembentukan tim penilai kinerja pegawai ASN di lingkungan Pemkot Bengkulu khususnya untuk pejabat eselon 2, eselon 3 dan lurah sesuai Surat Perintah Tugas Nomor: 800/ 323/ III. BKPP/ 2019, Keputusan Walikota Bengkulu Nomor: 216 Tahun 2018 tanggal 9 Mei 2018 tentang Tim Penilai Kinerja PNS di lingkungan Pemkot Bengkulu.

“Dalam rangka persiapan evaluasi jabatan. Ketika dibutuhkan sudah ada. Selama ini sudah ada tapi belum terlalu digali, karena bukan hanya terkait kinerja tapi juga kehidupan sosial pejabat ini di masyarakat,” ujar Ali.

Tiga kolompok yang dibentuk untuk melaksanakan rekam jejak bagi pejabat, terangnya, memiliki wilayah tugas berbeda. Meliputi kelompok 1 diketuai Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Ir. H. Fachriza, MM beranggotakan 7 untuk lokasi rekam jejak di 9 kecamatan, dan 67 kelurahan. Kemudian kelompok 2 diketuai Asisten III Bidang Administrasi, Drs. H. Muhamad Husni, M.Si dengan anggota 6 orang dengan lokasi rekam jejak di 17 OPD. Yakni, Inspektorat, BPKAD, Bapenda, Satpol PP, Bapelitbang, BKPP, DPMPSTP, Dinas Dukcapil, Sekretariat Pemkot, Sekretariat DPRD, Dinas PUPR, Dinas Pangan dan Pertanian, Dinas Perhubungan, Badan Kesbangpol, Dinas Perpustakaan, Dinas Kelautan dan Perikanan, dan BPBD.

Sedangkan kelompok 3 diketuai Plt Asisten III Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Matriyani Amran, M.Pd  bersama 6 anggotanya bertugas di lokasi rekam jejak tersebar pada 14 OPD. Meliputi Dinas Pendidikan, Dinas Lingkungan Hidup, DP3AP2KB, Dinas Pariwisata, Dispora, Disnaker, Disperindag, Dinas Koperasi UKM. Lalu, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pemadaman dan Penyelamatan, Dinas Perumahan Rakyat, Dinas Statistik, Dinas Kominfo.

“Mulai Selasa (19/2) sampai 17 Maret nanti sudah ada hasil yang nantinya akan disampaikan kepada walikota,” terangnya.

Ali menambahkan penelusuran rekam jejak ini dimulai dari data kepegawaian pejabat. Meliputi riwayat jabatan pada 5 jabatan terakhir, inovasi dan prestasi, nilai Sasaran Kerja Pegawai (SKP), Nilai Evaluasi Diri Jabatan (Edijab), nilai uji kompetensi, rekomendasi atasan langsung, netralitas terhadap politik praktis, hukuman disiplin, dan rekam jejak sosial kemasyarakatan pejabat.

“Untuk rekam jejak sosial ini, nanti tim akan turun langsung ke lingkungan tempat tinggal pejabat. Bisa menanyakan kepada Ketua RT langsung, tokoh masyarakat setempat, dan tetangganya,” beber Ali. (key)

Berita Lainnya

Tak Lunasi PBB, TPP Ditahan

BENGKULU – Hingga saat ini sudah ada 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah ...

error: Content is protected !!