Sabtu , 21 September 2019
Home / Metropolis / Perbaikan IPA PDAM Butuh Rp 43,5 Miliar

Perbaikan IPA PDAM Butuh Rp 43,5 Miliar

CEK IPA: Walikota H. Helmi Hasan didampingi Wawali Dedy Wahyudi saat meninjau langsung keberadaan IPA PDAM Surabaya belum lama ini.

BENGKULU – Kondisi Instalasi Pengolahan Air (IPA) PDAM Tirta Dharma di kawasan Nelas Seluma dan Kelurahan Surabaya yang kondisinya memperhatinkan membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu bekerja keras mencari bantuan dana dari Kementerian. Lantaran untuk perbaikan tersebut membutuhkan dana puluhan miliar.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Kota Bengkulu, Drs. Riduan, MSi mengatakan, pihaknya akan mengusulkan bantuan anggaran dari kementerian untuk perbaikan IPA PDAM tersebut. Secara hitungan perbaikan IPA PDAM tersebut membutuhkan dana sekitar Rp 43,5 miliar.

“Dengan rincian dana untuk perbaikan IPA Nelas itu butuh dana Rp. 12,5 miliar, IPA kawasan Surabaya Rp 8 miliar. Dan rencana pembuatan IPA kapasitas 50 liter/detik bendung air baku di Bangkahan Kampung Melayu membutuhkan dana Rp 23 miliar,” terang Riduan.

Dijelaskan Riduan, perbaikan dan renovasi total kawasan IPA Nelas dan IPA Surabaya memang harus segera dilakukan. Mengingat kawasan IPA tersebut sampai saat ini belum perbah dilakukan perbaikan dan renovasi keseluruhan.

“Apalagi IPA PDAM itu usianya sudah tua, dan butuh perbaikan total keseluruhan. Sebab mengingat IPA itu ada ribuan pelanggan yang membutuhkan air tersebut. Makanya ini menjadi perhatian serius pemerintah kota, dan kita sedang mengusulkan bantuan dari Kementerian pusat. Agar ditahun 2020 nanti dapat dikerjakan proyek perbaikan dan pembangunannya,” papar Riduan.

Terpisah Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bengkulu, Rena Anggraini mengatakan, konsep untuk perbaikan dan pembangunan IPA PDAM tersebut sebaiknya disampaikan terlebih dahulu ke DPRD kota. Sebab hal ini berkaitan dengan konsep dan anggaran pengeluaran nantinya.

“Karena dewan mempunyai fungsi kontrol pengawasan dalam hal ini. Apalagi berkaitan pembangunan itu harus ada kajian dan konsep yang matang. Mengingat jangan sampai ada usulan pembangunan yang terkesan mubazir,” ujar Rena.

Selain itu menurut Rena, pihaknya mendukung penuh terkait perbaikan IPA PDAM tersebut. Sebab IPA PDAM tersebut memang butuh perbaikan secara keseluruhan mengingat kondisinya sudah termakan usia.  ”Bila tidak segera disikapi akan rawan karena berkaitan dengan pelanggan. Sebab bila IPA itu rusak maka tidak ada lagi aliran air untuk pelanggan. Maka dari itu ini juga menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.(new) 

Berita Lainnya

Tak Lunasi PBB, TPP Ditahan

BENGKULU – Hingga saat ini sudah ada 29 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemerintah ...

error: Content is protected !!