Jumat , 22 Maret 2019
Home / Metropolis / Pinjaman Dana SMI Terancam Batal

Pinjaman Dana SMI Terancam Batal

BAHAS: Perwakilan dari Manajemen PT SMI menyambangi Kantor Walikota kemarin, sekaligus membahas masalah pinjaman dana SMI dengan sejumlah pejabat Pemkot.

BENGKULU – Usulan Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu meminjam dana ke PT Sarana Multi Infasrtuktur (SMI) sebesar Rp 250 miliar tampaknya akan sulit terealisasi. Sebab, berdasarkan perubahan Peraturan Pemerintah (PP) terkait pengajuan pinjaman ke PT SMI, usulan itu harus masuk ke dalam Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

Sementara, usulan pinjaman dana itu sendiri, oleh Pemkot baru dimasukkan ke dalam Rancangan APBD, bukan melalui KUA-PPAS dari awal.  Hal ini terungkap, setelah tim manajemen PT SMI berkunjung ke Pemkot Bengkulu kemarin (20/2) membahas terkait peraturan terbaru soal pinjaman dana SMI itu.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Walikota, Tim manajemen PT SMI disambut langsung Pelaksana Tugas Asisten II Pemkot Matriyani Amran, Asisten III Pemkot M. Husni serta sejumlah Kepala OPD terkait. Disampaikan Relationship Manager PT SMI, Astri Gautama, berkaitan soal perubahan Peraturan Pemerintah (PP) tersebut ialah mengatur bahwa rencana pinjaman ke PT SMI sudah harus masuk sejak di Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS).

“Kalau soal itu perubahan PP yang baru itu keluarnya akhir tahun kemarin. Dari PP yang baru itu memang disarankan untuk dimasukkan dalam KUA-PPAS, namun untuk detailnya bisa tanya dengan kementerian saja. Dan kita minta pemkot berkonsultasi langsung nantinya dengan Kementerian Dalam Negeri untuk merealisasikan rencana pinjaman daerah,” papar Astri Gautama.

Selain itu diungkapkan Astri, kedatangan pihaknya ke Kota Bengkulu juga untuk melakukan cek langsung rangkaian proses pinjaman daerah yang diusulkan Pemkot seperti untuk lampu penerangan jalan umum (LPJU) dan pembangunan sejumlah titik jalan poros di wilayah Kota Bengkulu.

“Ya kedatangan kita kesini rangkaian dari proses pinjaman SMI yang diusulkan Pemkot dan bagian analisa proyeknya. Sekaligus mencek lokasi proyeknya dimana saja. Dan jika dalam pemeriksaannya lengkap, PT SMI memiliki 40 hari kerja untuk menyampaikan penawaran usulan pinjaman dana pemkot yang dapat disetujui,” bebernya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Asisten II Pemkot Matriyani Amran menjelaskan pihaknya akan segera berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri untuk membicarakan hal tersebut. Selain itu, ia menjelaskan ada 4 program yang diajukan sebelumnya kini mengurucut  2 program yang akan digarap pada tahun ini.

“Yakni proyek LPJU di Dinas Perhubungan dan proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Kota Bengkulu. Kita optimis usulan pinjaman itu akan segera terealisasi,” tegas Matriyani Amran.(new)

Berita Lainnya

130.857 BNPT Disalurkan April

BENGKULU –  Sebanyak 130.587 warga se Provinsi Bengkulu tahun ini akan kembali mendapat jatah program ...