Selasa , 25 Juni 2019
Home / Daerah / Kaur / Tetapkan Tiga Tersangka Illegal Logging

Tetapkan Tiga Tersangka Illegal Logging

KETERANGAN: Kapolres Kaur saat memberikan keterangan terkait penangkapan tersangka illegal logging dan yang juga terlibat peredaran sabu.

KOTA BINTUHAN – Polres Kaur kemarin (20/2) mengamankan tiga tiga pria yang kedapatan membawa kayu kruing sebanyak 8,3 kubik menggunakan truk. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui kalau kayu itu ternyata tidak dilengkapi dokumen resmi alias ilegal.

Alhasil, ketiganya ditetapkan sebagai tersangka. Mereka yakni, adalah Al (35) warga Kota Manna Bengkulu Selatan selaku sopir truk dengan npol D 8623 EA, serta Su (42) warga Nasal dan Nu (30) warga Lampung. Keduanya selaku kuli angkut. Selain ditetapkan sebagai tersangka kasus kayu ilegal, Al juga ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu.

Hal ini dikatakan Kapolres Kaur, AKBP. Arief Hidayat, S.IK didampingi Kasat Reskrim Iptu Welli Wanto Malau, S.IK, MH dalam jumpa pers kemarin (20/2) di Polres Kaur. “Ketiganya kita tetapkan sebagai tersangka, karena mengangkut kayu tanpa dokumen lengkap. Dan kami masih melakukan pengembangan, karena pemilik kayu ini adalah warga Padang Guci. Kayu juga di dapat dari kawasan hutan di wilayah Padang Guci,” kata Kapolres Kaur.

Ditambahkannya, Al juga ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan sabu sebanyak dua paket yang dibelinya dengan harga Rp 2,4 juta. Kepada RB tersangka Al, mengakui kalau sabu berasal dari Lampung yang dibelinya sebelum masuk ke wilayah Kaur. Sabu tersebut dibungkus dalam plastik bening dan dibagi tiga, dua paket dalam kondisi utuh dan satu lagi sisa pakai. Selain itu polisi juga menemukan pipet yang digunakan oleh pelaku untuk menghisap sabu di Padang Guci.

“Sabu itu saya beli pak untuk di pakai dan juga dijual ke sesama sopir di Lampung pak. Dan baru sedikit saya pakai sisanya mau di jual rencananya,” terang Al kepada RB kemarin.

Atas tindakannya itu, Al dan dua rekannya dijerat dengan pasal 83 ayat 1 dan pasal 88 ayat 1 Undang – undang (UU) nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. Jo pasal 50 ayat 3 UU RI nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Karena memiliki narkoba, Al juga dijerat pasal 112 dan 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun.  “Untuk kasus narkobanya kita serahkan ke Sat Narkoba untuk dikembangkan lagi. Karena dari keterangan tersangka sabu dari Lampung dan kita tidak begitu saja percaya. Dan masih akan kita kembangkan terus,” pungkas AKBP Arief Hidayat, S.IK.

Untuk diketahui truk berisi 8,3 kubik kayu krungi tersebut ditangkap di jalan lintas Kelurahan Tanjung Iman Kecamatan Kaur Tengah pada Rabu dini hari (20/2) sekitar pukul 01.00 WIB. Selain mengamankan kayu tanpa dokumen, polisi juga menemukan narkoba dalam kantong celana sopir truk saat penggeledahan. (cik)

Berita Lainnya

Rumah Penerima PKH Diberi Tanda

KOTA BINTUHAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kaur akan memasang tanda khusus di rumah warga ...

error: Content is protected !!