Kamis , 12 Desember 2019
Home / Breaking News / Tenaga Harian Lepas dan Penyuluh Pertanian Ikut Seleksi PPPK Kepahiang

Tenaga Harian Lepas dan Penyuluh Pertanian Ikut Seleksi PPPK Kepahiang

SELEKSI P3K: Sebanyak 22 orang THL PP, Sabtu (23/2) mengikuti seleksi P3K di SMKN 4 Kepahiang. (foto : arie/rb)

KEPAHIANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang Sabtu (23/2) melaksanakan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I Tahun 2019. Untuk tahapan ini Pemkab Kepahiang hanya akan membuka perekrutan P3K untuk Tenaga Harian Lepas dan Tenaga Bantu (THL TB) Penyuluh Pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepahiang, Hernawan, S.PKP mengungkapkan, perekrutan 22 orang THL TB Penyuluh Pertanian tersebut sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pertanian Nomor 2 Tahun 2019. Para THL TB yang akan mengikuti seleksi P3K ini adalah yang sudah bertugas sejak tahun 2013 dan sudah terdaftar di Kementerian Pertanian.

“Setelah para THL TB tersebut sudah melakukan registrasi melalui portal SSCN dan persyaratan semuanya sudah dinyatakan lengkap. Maka tadi pagi (kemarin, red) kita langsung menggelar seleksi dengan menggunakan sistem CAT,” ungkap Hernawan.

Terkait usia para THL TB tersebut, Hernawan mengatakan seluruhnya saat ini berusia diatas 35 tahun. Hal tersebut bukanlah sebuah permasalahan dalam perekrutan P3K, karena sesuai aturan yang berlaku bahwa perekrutan P3K tidak memiliki batasan usia.

“Nantinya jika telah lulus seleksi P3K ini, mereka akan langsung mulai bekerja dan akan digaji melalui anggaran APBN,” terangnya.

Diterangkan Hernawan, perekrutan P3K ini selain mengacu pada SE Menteri Pertanian, juga sesuai dengan SK Bupati Kepahiang Nomor 800/ 053/BKDPSDM/2019 . “Saat ini proses perekrutan sedang diproses lebih lanjut oleh pihak BKDPSDM Kabupaten Kepahiang. Nantinya 22 orang ini akan terbagi menjadi 2 kategori yakni Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian sebanyak 19 orang dan THL Perkebunan sebanyak 3 orang,” kata Hernawan.

Terpisah Kepala BKDPSDM Kabupaten Kepahiang, Dr. Periyandi, MM membenarkan rencana perekrutan P3K untuk THL TB Penyuluh Pertanian tersebut. Menurutnya sejauh ini tidak ada kendala dalam persiapan seleksi yang akan dilakukan terhadap 22 orang calon P3K tersebut.

“Sejauh ini proses seleksinya tidak ada kendala. Hasil seleksi ini nantinya langsung akan disampaikan ke Dinas Pertanian selaku leading sektor,” ungkap Periyandi.

Selanjutnya terkait dengan perekrutan P3K dari honorer KII untuk kategori guru, Periyandi mengatakan besar kemungkinan tidak bisa dilakukan pada tahapan pertama ini. Hal ini mengingat ketiadaan anggaran untuk pelaksanaan seleksi. “Untuk yang honorer KII memang sejauh ini daerah kita belum siap. Karena memang alokasi anggarannya belum ada untuk seleksi dan penggajiannya nanti. Namun untuk tahapan kedua, semoga bisa dilaksanakan,” singkat Periyandi. (sly)

Berita Lainnya

Gelar Rakernas, PDIP Keluarkan 44 Rekom

JAKARTA – PDI Perjuangan (PDIP) semakin mematangkan persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun depan. ...

error: Content is protected !!