Minggu , 20 Oktober 2019
Home / Daerah / Bengkulu Tengah / Dewan Susun Perda Perubahan RT/RW

Dewan Susun Perda Perubahan RT/RW

BERTEMU MENTERI: Anggota DPRD Benteng, Evi Susanti, S.IP yang juga ketua DPC Partai Gerindra Benteng, langsung menemui Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil, untuk mempercepat proses pengambilalihan HGU Eks PT BRI yang akan berakhir 31 Desember 2019.

BENTENG – Setelah melakukan presentasi langsung di Kantor Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN), semua pihak optimis bisa mengambil alih HGU yang masih dalam penguasaan PT Bumi Rafflesia Indah (BRI) yang di dalam daftar seluas 1.000 hektare.

Anggota DPRD Benteng, Evi Susanti, S.IP yang berulang kali menyambangi Kantor Kementerian ATR/BPN hingga berhasil membantu meyakinkan dan mengondisikan, serta membuka peluang melalui presentasi langsung dan didengar oleh Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil menyampaikan, dalam waktu dekat akan ada perubahaan Perda RT/RW untuk wilayah eks HGU tersebut. Semula terdaftar sebagai daerah perkebunan dan pertanian, akan menjadi daerah pemukiman melalui Perda RT/RW yang akan dibahas dan disahkan sebentar lagi. “Saat ini untuk Perda baru tersebut sudah ada di DPRD Benteng,” jelasnya, kemarin (24/2).

Evi mengaku, bahwa pihaknya selaku wakil rakyat yang memang bertugas menyampaikan aspirasi rakyat, secepatnya akan menyelesaikan perubahan Perda RT/RW. Karena, usaha untuk pengambilalihan eks HGU tersebut sudah dilakukan sejak lama. Bahkan dalam dua tahun terakhir Evi yang juga menjadi kreator untuk pembentukan Kecamatan Semidang Lagan, seringkali membawa surat langsung untuk disampaikan ke pihak Kementerian ATR/BPN.

Perubahan untuk surat pertama yang ditandatangani Bupati Benteng yang isinya meminta untuk pemanfaatan lahan seluas 600 hektare yang tidak dikelola langsung perusahaan perkebunan tersebut, akhirnya bisa diubah melalui surat pembatalan untuk selajutnya direvisi kembali untuk pemanfaatan seluruh lahan HGU yang tidak akan dikeluarkan izin rekomendasi perpanjangan dari daerah.

“Kami dari DPRD akan mengawal langsung jangan sampai ada rekomendasi lagi untuk HGU tersebut,” ujarnya.

Sementara, untuk pemanfaatan lahan tersebut, sudah dirancang dengan melibatkan pihak terkait. Mulai dari pendidikan, pariwisata hingga menjadikannya sarana olahraga.

Bahkan, pihak Univeritas Bengkulu (Unib) yang akan mendirikan Kampus II Unib ke depannya, sudah merancang pembangunannya. Itu artinya anggaran pembangunan juga sudah siap. Hal ini akan menjadi hal yang positif sekali, karena Benteng ke depannya akan menjadi daerah perluasan untuk Perguruan Tinggi (PT) Negeri. Tentu sjaa, semua upaya yang dilakukan secara bersama-sama dan saling mendukung ini, merupakan hal yang akan membawa dampak positif bagi daerah, terutama masyarakat Benteng.

Hal ini diakui Kades Jayakarta, Agus Siswanto yang desanya juga masuk dalam lahan HGU tersebut. Agus berharap, proses pengambilalihan bisa secepatnya selesai. Karena, selama ini keberadaan perkebunan tersebut dinilai belum memberikan manfaat berarti bagi warga desa.

“Lebih baik untuk kepentingan umum, dan seluruh warga desa sangat mendukung dan mengharapkannya,” demikian Agus. (vla/krn)

Berita Lainnya

Pengacara Kades Mengundurkan Diri

BENTENG – Pengacara Kepala Desa (Kades) non aktif, salah satu desa di Kecamatan Talang Empat ...

error: Content is protected !!