Minggu , 18 Agustus 2019
Home / Daerah / Kepahiang / Kawasan KMV Belum Ada Penunjuk Jalan

Kawasan KMV Belum Ada Penunjuk Jalan

AKSES: Tampak akses jalan di kawasan wisata Kepahiang Mountain Valley di Desa Sidorejo Kecamatan Kepahiang.

KEPAHIANG – Para pengunjung di kawasan ikon Kepahiang Mountain Valley (KMV) yang terletak di Desa Sidorejo Kecamatan Kabawetan, mengeluhkan tidak adanya papan penunjuk jalan bagi para pengunjung untuk bisa menuju ke ikon KMV tersebut. Bahkan masyarakat kerap tersesat atau salah jalan di tengah hamparan perkebunan teh Kabawetan, ketika hendak sekadar berfoto di tulisan KMV yang dibangun Pemkab Kepahiang tersebut.

Diungkapkan Jeri (25), salah satu pengunjung warga Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang. Penunjuk arah sangat dibutuhkan pengunjung agar bisa berwisata tepat di bawah tulisan KMV tersebut. Karena menurutnya dengan tidak adanya papan penunjuk arah, banyak pengunjung yang kesulitan mencari jalan menuju tulisan KMV, bahkan banyak yang tersesat di labirin perkebunan teh yang memiliki banyak persimpangan jalan setapak tersebut.

“Kami baru pertama kali ke sini, tapi sempat lama mutar-mutar mencari jalan untuk bisa berkunjung ke tulisan KMV tersebut. Kalau ada penunjuk jalan, kan para pengunjung tidak akan kesulitan atau tersesat seperti saat ini,” keluh Jeri, kemarin (27/2).

Hal serupa juga diungkapkan Lisa (34) warga Kelurahan Pensiunan Kecamatan Kepahiang. Menurutnya jarak tempuh yang cukup jauh dan jalanan yang cukup terjal menjadi kendala untuk bisa berfoto di tulisan KMV. Bahkan karena akses jalan yang cukup sulit, para orang tua terpaksa menggendong anaknya untuk bisa berkunjung ke KMV.

“Bagus sebenernya tapi jauh bang, mutar-mutar juga, karena belum pernah. Petunjuk arahnya juga ngak ada, harusnya dikasih petunjuk arah jadi pengunjung yang baru datang nggak bingung dan tidak kejauhan. Selain itu jalannya juga terjal jadi sulit bagi anak-anak. Apalagi kalau musim hujan,” keluhnya.

Terpisah, Plt Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepahiang, Nuriyansah, ST ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa Pemkab Kepahiang pada dasarnya sudah menyiapkan program untuk pengelolaan wisata kawasan tersebut. Hanya saja dikarenakan saat ini masih dalam tahap pembangunan, sehingga beberapa program yang direncanakan belum bisa dijalankan sepenuhnya.

“Saat ini kawasan tersebut masih dalam tahapan pembangunan dan belum selesai, jadi kita memang belum bisa menjalankan program kita. Kita sudah ada rencana menyiapkan kontainer sampah di kawasan, kemudian membangun beberapa auning untuk masyarakat berjualan, dan toilet umum,” demikian Nuriyansah. (sly)

 

 

Berita Lainnya

Industri Kopi Lokal Harus Berkembang

KEPAHIANG – Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayattullah Sjahid, MM. IPU, mengatakan perkembangan industri kopi di ...

error: Content is protected !!