Rabu , 11 Desember 2019
Home / Daerah / Lebong / 38,7 Hektare Sawah Rusak Diganti Bibit

38,7 Hektare Sawah Rusak Diganti Bibit

TINJAU : Plt. Sekkab Lebong, Drs. Dalmuji bersama tim BPBD, Dinas PUPRHub dan Disperkan meninjau lokasi sawah di Kecamatan Lebong Sakti yang rusak diterjang banjir. (foto : aris/rb)

PELABAI – Jika tidak ada kendala, 38,75 hektare lahan sawah di Kecamatan Lebong Sakti, Kecamatan Bingin Kuning dan Kecamatan Uram Jaya yang rusak diterjang banjir, akan ditanam ulang. Dinas Pertanian dan Perikanan (Disperkan) Kabupaten Lebong, Emi Wati, SE, M.Ak telah mengusulkan bantuan benih padi ke Dinas Pertanian Provinsi Bengkulu. ‘’Benih padi itu akan kami berikan gratis kepada pemilik sawah yang rusak akibat bencana,’’ kata Emi.

Namun untuk jumlah benih padi yang akan diberikan, Emi belum bisa memastikan. Menurutnya, masih dalam proses penghitungan pihak provinsi.

Tidak hanya sebatas bantuan benih, Pemkab Lebong juga mengusulkan bantuan untuk pengolahan ulang lahan sawah yang masih tertimbun pasir dan kerikil material banjir. ‘’Sawah yang rusak itu kan harus dibajak lagi agar bisa ditanami benih baru, makanya biaya pengolahan lahan kami ajukan juga,’’ terang Emi.

Dari hasil penelurusan ke lokasi, dari 38,75 hektare sawah yang rusak itu, lahan yang sudah ditanami padi seluas 30 hektare. Sisanya ada yang dalam proses penggarapan dan ada yang tinggal menunggu semai padi. Namun Disperkan akan memberikan bantuan benih dan pengolahan agar sawah itu bisa ditanam kembali.  ‘’Kapan waktunya belum bisa saya pastikan karena kami sendiri menunggu kabar dari provinsi,’’ ungkap Emi.

Terpisah, Penjabat Sekda Kabupaten Lebong, Drs. Dalmuji Suranto memastikan Pemkab Lebong akan menindaklanjuti sejumlah kerusakan akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi Rabu (6/2). Khusus kerusakan fisik, perbaikan akan dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRHub).  ‘’Untuk kerusakan sektor pertanian, kami minta Disperkan memberikan bantuan bibit ke petani,’’ tegas Dalmuji.

Masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis telah berkoordinasi ke dinas/instansi provinsi yang membidangi. Termasuk mengusulkan bantuan ke kementerian sesuai bidang masing-masing. ‘’Mudah-mudahan dalam waktu dekat terakomodir sehingga kerusakan akibat bencana banjir dan longsor dapat segera diatasi. Yang sawahnya rusak bisa ditanami ulang,’’ tutup Dalmuji. (sca)

Berita Lainnya

Bangunan Lapas Tunggu Kemenkumham

PELABAI – Kendati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong telah menyiapkan lahan seluas 6 hektare sejak tahun ...

error: Content is protected !!