Rabu , 29 Januari 2020
Home / Breaking News / Legislator Apresiasi Capaian Ultra Mikro Tembus Rp 9 Miliar Untuk 4.890 Nasabah di Kota Bengkulu

Legislator Apresiasi Capaian Ultra Mikro Tembus Rp 9 Miliar Untuk 4.890 Nasabah di Kota Bengkulu

ULTRA MIKRO : Anggota DPR RI Komisi XI dr. Anarulita Muchtar saat diwawancarai awak media usai peresmian PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) beberapa waktu lalu. (foto : ist/rb)

BENGKULU- Belum genap 10 bulan, namun PT. Permodalan Nasional Madani  (PNM) sudah mengakomodir 4.890 nasabah melalui kredit Ultra Mikro (UMi). Nasabah ini tersebar di empat kecamatan. Yakni Kecamatan Selebar, Singaran Pati, Kampung Melayu dan Gading Cempaka. Total uang yang disalurkan 9,7 miliar. Dimana setiap nasabah mendapatkan kredit lunak Rp  2 juta rupiah.

Pencapaian ini mendapatkan apresiasi positif dari Anggota DPR RI Komisi XI, dr. Anarulita Muchtar yang mendorong hadirnya PT. PNM di Bengkulu.  “Alhamdulilah artinya kredit lunak ini diterima masyarakat dan berjalan dengan baik sirkulasinya di Kota Bengkulu. Harapannya kredit ini bisa menjangkau semua masyarakat yang ada di Kota Bengkulu, serta Provinsi Bengkulu nantinya,” kata anggota Fraksi Nasdem ini.

Dikatakan Anarulita, bantuan Ultra Mikro atau yang dikenal dengan UMi merupakan kredit yang langsung dibawah Kementerian Keuangan. Merupakan program turunan dari Pembiayaan Investasi Pemerintah (PIP). “Kredit ini murah, mudah dan tanpa embel-embel anggunan yang menyulitkan. Program ini memang menyasar pada ibu-ibu, karena ibu-ibu banyak kan yang mempunyai usaha kecil-kecilan. Harapannya dengan kredit ini usahanya terbantu dan semakin besar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Cabang PNM Mekaar Selebar, Rendi Pratama mengatakan hingga saat ini PNM sudah menyalurkan kredit UMi hingga siklus ke dua. Dimana siklus pertama dana yang digulirkan Rp 2 juta per orang. “Sekarang sudah ada 201 nasabah dengan plafon kredit Rp 3 juta per orang. Jumlahnya naik, karena pinjaman awal sudah lunas dan pengembaliannya tepat waktu,” paparnya.

Untuk setiap pinjaman awal Rp 2 juta, ditambahkan Rendi dengan masa pengembalian 6 bulan maka bunga yang dikenakan Rp 250 ribu. Sehingga total pengembalian Rp 2.250.000. Sedangkan masa pengembalian 1 tahun jik plafon Rp 2 juta maka totalnya menjadi Rp 2.500.000. (adn/rls) 

Berita Lainnya

Pihak Nurul Awaliyah Segera Mulai Kegiatan Pertambangan di IUP PT. BMQ

BENGKULU– Konferensi pers yang dilakukan PT. Borneo Suktan Mining (BSM) dan PT. Bara Mega Quantum ...

error: Content is protected !!