Jumat , 18 Oktober 2019
Home / Daerah / Seluma / Polisi Usut Dugaan Penggelapan Gaji PPK dan PPS Rp 504 Juta yang Libatkan Eks Bendahara KPU

Polisi Usut Dugaan Penggelapan Gaji PPK dan PPS Rp 504 Juta yang Libatkan Eks Bendahara KPU

SELUMA – Polemik gaji 448 anggota PPS dan PPPK tiga kecamatan Rp 508 juta akhirnya menarik perhatian penegak hukum. Polres Seluma memastikan melakukan penyelidikan dugaan gaji bulan November dan Desember tahun 2018 sejumlah Rp 504 juta itu sengaja digelapkan mantan bendahara KPU, Ag (30). Dugaan penyelewengan juga menyeret-nyeret nama mantan Sekretaris KPU Seluma, Hz (59).

‘’KPU Seluma juga telah meminta kita untuk membantu mengusut perkara ini. Saat ini anggota saya tengah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) guna memastikan aliran dana yang telah diselewengkan tersebut,’’ ujar Kapolres ditemui di ruang kerjanya, Kamis (28/2).

Dijelaskan Kapolres Nyoman, setelah pulbaket, langsung dilanjutkan  pemanggilan oknum yang diduga melakukan penyelewengan gaji PPK dan PPS tersebut.

“Kita masih berupaya agar uang tersebut bisa kita selamatkan. Sehingga dua bulan gaji PPK dan PPS yang diselewengkan itu, dapat diganti oleh pihak yang memakainya untuk kemudian digunakan membayar gaji 448 PPS dan PPK itu,’’ terang Nyoman.

Dugaan penyelewengan gaji PPK dan PPS sebesar Rp 504 juta harus cepat diselesaikan. Ini dilakukan agar kinerja PPK dan PPS di tiga kecamatan, Semidang Alas Maras (SAM), Semidang Alas dan Ulu Talo tidak mengalami kendala. Apalagi tersiar kabar bahwa PPK dan PPS di tiga kecamatan tersebut akan mundur jika KPU Seluma tak kunjung membayar dua bulan gaji mereka yang tertunda itu.

‘’Jangan sampai ini terjadi, apalagi sampai PPK dan PPS tersebut mengundurkan diri. Oleh karena itu kita bergerak cepat mengusut perkara ini,’’ sampai Nyoman.

Sementara itu, hingga batas akhir janji mantan Bendahara KPU Seluma, Ag mengembalikan uang yang diakuinya telah terpakai itu, pada tanggal 28 Februari (kemarin,red) belum terealisasi.

‘’Saya lagi di Batam ada Bimtek. Infonya uang itu belum ada dikembalikan. Sehingga kita meminta bantuan Polres Seluma untuk mengusutnya,’’ kata Ketua KPU Seluma, Sarjan Efendi, SE saat dihubungi RB tadi malam.

Terpisah, Ag dikonfirmasi mengatakan masih berupaya mengembalikan uang tersebut. “Saya masih berusaha mencari uang untuk mengganti uang yang terpakai tersebut. Walaupun saya tahu saya ini sebagai korban, tapi saya akan bertanggung jawab mengembalikan uang tersebut,” demikian Ag.(aba)

Berita Lainnya

Menyesal, Ayah Cabut Laporan Anak Mencuri Uang

TALO – Pencurian uang Rp 62,1 juta yang dialami Saiman Iksanudin (45) warga Desa Mekar ...

error: Content is protected !!